Posted on Kamis, 23 Jul 2015 07:12 WIB
Kepada aparat, bertindaklah secepatnya, seadil mungkin, setegas mungkin agar tidak melebar
Jakarta, (ICMI Media)- Dai Abdullah Gymnastiar ikut menanggapi soal kejadian kerusuhan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, tepat saat Idul Fitri 1436 hijriah pada 17 Juli lalu. Aa Gym meminta agar aparat segera bertindak, dan juga tetap adil dalam tindakannya.
"Kepada aparat, bertindaklah secepatnya, seadil mungkin, setegas mungkin agar tidak melebar," ujar Aa Gym, sapaan akrab KH. Abdullah Gymnastiar dalam laporan dari RMOL pada Kamis (23/7).
Aa Gym yang juga anggota dewan pakar ICMI itu khawatir, kejadian itu bisa memicu kembali isu Suku, Agama, RAS, dan Antargolongan (SARA) di wilayah ujung Timur Indonesia itu, bila tidak buru-buru ditangani. Apalagi, beberapa aksi susulan seperti pengrusakan gereja sempat terjadi di beberapa wilayah, terlepas dari niat aksi itu apakah merupakan balas dendam atau tidak.
"Jadi kalau ada kejadian di sana, jangan sampai merusak kebersamaan yang ada ini. Itu perbuatan buruk, jangan dibalas dengan perbuatan sama. Aa tidak suka kalau umat Islam menjadi marah yang tidak proporsional," ucap Aa Gym.
Selain itu, dia juga meminta pihak-pihak tidak paham betul kasus itu supaya tidak berkomentar banyak.
Menurutnya, jika banyak komentar terus mengalir, dikhawatirkan ada efek negatif dan merusak kerukunan umat beragama.
"Kepada yang tidak mengerti apa-apa jangan banyak komentar, karena ini bisa menambah keruh suasana," kata Aa Gym usai menghadiri acara halal bihalal Idul Fitri 1436 tingkat Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate, Bandung, Kamis (23/7).
Aa Gym juga meminta kepada masyarakat supaya emosinya tidak terpancing terkait insiden itu. Dia meminta supaya semua pihak menyerahkan penuntasan masalah itu kepada kepolisian, karena mereka memiliki kewenangan penuh buat menindak pelaku penyerangan. *** Imam/R1
Sumber : RMOL