Home / Media / Siaran Pers / Adhyaksa Dault Klarifikasi Perbincangannya Dengan Ahok

Adhyaksa Dault Klarifikasi Perbincangannya Dengan Ahok


Posted on Sabtu, 10 Okt 2015 16:59 WIB


Adhyaksa Dault Klarifikasi Perbincangannya Dengan Ahok

Saya ini orang yang nasionalis religius, bahkan staf kepercayaan saya saja bukan orang muslim

Jakarta, (ICMI Media) - Tokoh yang dicalonkan sebagai Gubernur DKI, Adhyaksa Dault, mengklarifikasi ucapan yang diplintir oleh beberapa media massa, seolah-olah dirinya memaksa Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok agar masuk Islam, jika ingin terpilih kembali sebagai Gubernur di Jakarta.

"Saya harus luruskan faktanya, bahwa ucapan itu sudah dipelintirkan. Saya berbicara hanya empat mata dengan Pak Ahok, dan saya sarankan kepada beliau, jika ingin menang dalam pemilihan gubernur mendatang, mungkin Pak Ahok harus Islam. Tapi karena itu tidak mungkin, saya sarankan agar Pak Ahok mendekati tokoh-tokoh Islam. Ternyata kalimat itu saat disiarkan ke media massa menjadi berbeda, seolah-olah saya membawa isu SARA," kata Adhyaksa Dault, saat menerima surat dukungan dari Atlet Nasional untuk maju sebagai calon Gubernur DKI pada 2017 mendatang.

Mantan Menpora era SBY itu sangat menyesalkan penyesatan opini tersebut, sebab ia sendiri banyak berkawan baik dengan orang non-muslim.

"Saya ini orang yang nasionalis religius, bahkan staf kepercayaan saya saja bukan orang muslim," ujar Adhyaksa seraya menunjuk mantan stafnya yang non-muslim. 

Ia berharap, pemimpin yang akan datang harus memiliki jiwa lokomotif yang lurus mengikuti jalan. "Jangan sedikit-sedikit merubah kebijakan yang sebelumnya, hanya karena gengsi," tegasnya.

Dukungan dari para Atlet nasional serta artis dan musisi kawakan itu merupakan dukungan kedua yang datang kepada Adhyaksa Dault. Sebelumnya, ia juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh Islam Jakarta untuk maju mencalonkan diri memimpin Jakarta. ***L/IS/R1 


Tags :





Detail side

Media Terpopuler