Home / Media / Siaran Pers / Akibat Dihujani Gas Air Mata Oleh Israel Sekolah Di Hebron Barat Terpaksa Tutup

Akibat Dihujani Gas Air Mata Oleh Israel, Sekolah di Hebron Barat Terpaksa Tutup


Posted on Selasa, 3 Nov 2015 13:09 WIB


Akibat Dihujani Gas Air Mata Oleh Israel, Sekolah di Hebron Barat Terpaksa Tutup

Tembakan gas air mata dilesatan ketika terjadi bentrokan di sekitar Hebron.

Jakarta, (ICMI Media) - Sekolah di Kota Surif, Hebron Barat, terpaksa ditutup pada Selasa setelah pasukan Israel menghujani tempat pendidikan itu dengan tabung gas air mata.  Tembakan gas air mata dilesatan ketika terjadi bentrokan di sekitar Hebron.

Seperti dilansir Maan News, (3/11),  pasukan Israel memasuki Hebron saat fajar, tutur penduduk setempat. Dua warga Palestina, yaitu Marwan Muhammad Abu Fara (35) dan Muhammad Hazim Ihdoush (18) ditahan oleh pasukan Israel setelah rumahnya digeledah.

Tak lantas diam, pemuda setempat melakukan perlawanan dengan melempar batu pada tentara. Tanpa pandang bulu pasukan Israel balas dengan tembakan gas air ke seluruh kota. Pada saat tabung gas air mata mendarat di halaman sekolah, Anak-anak berlarian, terpaksa mereka dipulangkan.

Sejauh ini, gas air mata dijadikan alat oleh pasukan Israel untuk mengadang demonstran, tanpa perduli terhadap efek gas air mata ketika dihirup dalam jumlah besar, terutama bagi anak kecil dan orang tua. Pekan lalu di Bethlehem , bayi berusia delapan bulan dilaporkan meninggal karena Menghirup gas air mata. 

"Kami adalah pasukan pendudukan Israel. Jika Anda melempar batu kami akan menghantam Anda dengan gas sampai Anda mati. Anak-anak, pemuda, orang tua dan kalian semua, kami tidak akan mengampuni Anda semua," kata Polisi Perbatasan Israel.***Rep/FS/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler