Home / Media / Siaran Pers / Ayo Semangatkan Diri Belajar Bahasa Arab

Ayo Semangatkan Diri Belajar Bahasa Arab


Posted on Rabu, 26 Ags 2015 12:28 WIB


Ayo Semangatkan Diri Belajar Bahasa Arab

Oleh: Ir. Fahrizal Zain MM )*

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Bahasa Arab itu termasuk bagian dari agama, sedangkan mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Quran dan As-Sunnah itu wajib. Tidaklah seseorang bisa memahami keduanya kecuali dengan bahasa arab. Dan tidaklah kewajiban itu sempurna kecuali dengannya (mempalajari bahasa arab), maka ia (mempelajari bahasa arab) menjadi wajib.” (Iqtidho, Ibnu Taimiyah)

Tahukah engkau, dorongan untuk belajar bahasa arab bukan hanya khusus bagi orang-orang di luar negara Arab. Bahkan para salafush sholeh sangat mendorong manusia (bahkan untuk orang Arab itu sendiri) untuk mempelajari bahasa arab.

Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu berkata, “Pelajarilah bahasa arab, sesungguhnya ia bagian dari agama kalian.” (Iqtidha)

Tak lupa pula beliau mengingatkan para sahabatnya yang bergaul bersama orang asing untuk tidak melalaikan bahasa arab. Ia menulis surat kepada Abu Musa al-Asy’ari, “Adapun setelah itu, pelajarilah Sunnah dan pelajarilah bahasa arab, i’rablah al-Qur’an karena dia (al-Qur’an) dari Arab.” (Iqtidho, Ibnu Taimiyah)

Dari Hasan Al-Bashari, beliau pernah ditanya, “Apa pendapat Anda tentang suatu kaum yang belajar bahasa arab?” Maka beliau menjawab, “Mereka adalah orang yang baik, karena mereka mempelajari agama nabi mereka.” (Mafatihul Arrobiyah)

Dari as-Sya’bi, “Ilmu nahwu adalah bagaikan garam pada makanan, yang mana makanan pasti membutuhknanya.” (Hilyah Tholibul ‘Ilmi)

Umar bin khaththab berkata ,”Pelajarilah bahasa Arab. Sesungguhnya ia dapat menguatkan akal dan menambah kehormatan.”

Pengkajian bahasa arab dapat meningkatkan ketajaman daya pikir seseorang, lantaran di dalam bahasa Arab terdapat susunan bahasa indah dan perpaduan yang serasi antar kalimat. Hal itu akan mengundang seseorang untuk mengoptimalkan daya imajinasi. Dan ini salah satu faktor yang secara perlahan akan menajamkan kekuatan intelektual seseorang. Pasalnya, seseorang diajak untuk merenungi dan memikirkannya. Renungkanlah firman Allah:

????? ???????? ??????? ???????????? ????? ???? ?????????? ???????????? ????????? ???? ??????? ???? ???????? ??? ??????? ???????


Barangsiapa yang menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh. [Al Hajj : 31].

Lantaran dahsyatnya bahaya syirik kepada Allah, maka permisalan orang yang melakukannya bagaikan sesuatu yang jatuh dari langit yang langsung disambar burung sehingga terpotong-potong tubuhnya. Demikian perihal orang musyrik, ketika ia meninggalkan keimanan, maka syetan-syetan ramai-ramai menyambarnya sehingga terkoyak dari segala sisi, agama dan dunianya, mereka hancurkan. 

Bahkan banyak ayat Al-Qur'an yang menyebutkan, bahwa Al Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab, lalu diakhir ayat itu Allah menegaskan"..apakah kamu tdk berakal?".

Ini seperti sebuah sindiran serta teguran Allah bahwa untuk memahami Al Qur'an lebih dalam juga mengamalkannya akan lebih sempurna bila kita mempelajari bahasa aslinya, tentu selain mudah memahami juga lebih mudah untuk bisa berdakwah.

Sekelumit ungkapan di atas sudah cukupkah menjadi motivasi buat kita untuk lebih semangat dalam belajar bahasa Arab. Singkirkan rasa malas, apalagi enggan.

Ibnu Taimiyah berkata: “Ketahuilah, perhatian terhadap bahasa Arab akan berpengaruh sekali terhadap daya intelektualitas, moral, agama (seseorang) dengan pengaruh yang sangat kuat lagi nyata. Demikian juga akan mempunyai efek positif untuk berusaha meneladani generasi awal umat ini dari kalangan sahabat, tabi'in dan meniru mereka, akan meningkatkan daya kecerdasan, agama dan etika”. (Iqtidha Shiratil Mustaqim, hlm. 204)

Yuk lebih semangat lagi....

Oleh: Ir. Fahrizal Zain MM
Dewan Pakar ICMI Pusat


Tags :





Detail side

Media Terpopuler