Home / Media / Siaran Pers / Bela Diri Dari Pelecehan Muslimah Palestina Malah Ditembak

Bela Diri Dari Pelecehan, Muslimah Palestina Malah Ditembak


Posted on Jumat, 9 Okt 2015 04:04 WIB


Bela Diri Dari Pelecehan, Muslimah Palestina Malah Ditembak

Sumber tersebut mengatakan muslimah yang mengalami pendarahan itu diletakkan di atas tanah dan ditelanjangi.

Jakarta, (ICMI Media) - Ironis, saat seorang muslimah Palestina d Al-Quds yang membela dirinya dari tindakan pelecehan dari seorang pemukim ilegal Yahudi, ia justeru ditembak oleh seseorang yang ada disekitar kawasan itu.

Penembakan terjadi, setelah pemukim yahudi tersebut menarik jilbabnya dan muslimah bernama Hanin Doyat (20) itu balas memukul penyerang dengan tas tangannya. Demikian MINA yang dikutip ICMI Media, Jumat (9/10).

Laporan saksi mata mengatakan, para pemukim ilegal Yahudi berusaha menarik dan melepaskan jilbab yang ia kenakan. 
Karena tidak terima dilecehkan seperti itu, muslimah pemberani ini lalu memukul penyerang dengan tas tangannya. Namun belum jelas, siapa yang melakukan penembakan apakah pemukim atau polisi Israel.

Rezim Israel mengklaim wanita itu membawa sebilah pisau dan menusuk pemukim, namun saksi mata membantah klaim itu dengan mengatakan, tidak ada jejak darah di lokasi kejadian sebelum wanita itu ditembak.

Sumber tersebut mengatakan muslimah yang mengalami pendarahan itu diletakkan di atas tanah dan ditelanjangi.

Warga Palestina bereaksi marah sehingga terjadi bentrok dengan pasukan pendudukan Israel di dekat Lion Gerbang di Al Haram Al Sharif.

Muslimah itu dibawa ke rumah sakit Israel untuk mendapatkan pengobatan, tetapi tidak ada informasi yang dirilis tentang kondisinya, identitas atau usia.

Pengamat mengatakan, serangan tersebut merupakan upaya rezim Israel untuk menakut-nakuti Murabitat perempuan pembela Al Haram Al Sharif yang sebagian besar telah berhasil mencegah serangan Yahudi di situs suci umat Islam itu.

Rezim Israel telah meningkatkan kekuatan militer dan polisi di kota suci yang diduduki pada berskala belum pernah terjadi sebelumnya.

Pengamat mengatakan ini merupakan upaya untuk judasisi seluruh kota Al-Quds, menghapus identitas Palestina dan Muslim seluruhnya di sana. ***Mrj/IS/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler