Home / Media / Siaran Pers / Bpjs Kesehatan Bukan Beban Bagi Rumah Sakit

BPJS Kesehatan Bukan Beban Bagi Rumah Sakit


Posted on Jumat, 2 Okt 2015 02:36 WIB


BPJS Kesehatan Bukan Beban Bagi Rumah Sakit

BPJS Kesehatan merupakan cita-cita luhur Bangsa Indonesia dan harus tetap ada

Jakarta - Terdapat pandangan menarik dari Dokter Mohamad Isa, selaku Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin di Banjarmasin, tentang implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Ayah dari dua anak ini menuturkan bahwa dari sudut pandang ekonomi, pendapatan rumah sakit  meningkat dengan banyaknya peserta BPJS Kesehatan yang berobat.
 
Menurut dokter yang saat ini berusia 55 tahun ini, dengan adanya program JKN memberikan dampak positif yaitu peningkatan pendapatan rumah sakit seiring dengan peningkatan jumlah pasien BPJS Kesehatan. “Saya menekankan, petugas rumah sakit jika bekerja dengan giat maka petugas rumah sakit akan memperoleh jasa pelayanan dari klaim BPJS kesehatan yang saat ini sudah cukup ideal. Petugas rumah sakit haruslah melayani dengan ramah dan niat tulus kepada setiap pasien termasuk peserta BPJS Kesehatan karena keberadaan peserta BPJS Kesehatan bukan menjadi ‘beban’ bagi rumah sakit tapi memberikan manfaat bagi manajemen khususnya petugas di rumah sakit,” tandasnya.
 
Lebih lanjut menurut dokter Isa, jumlah pasien yang terbanyak di RSUD Ulin Banjarmasin adalah pasien peserta BPJS Kesehatan sebanyak 80% dan pasien non BPJS Kesehatan hanya 20%. Dengan adanya Jaminan Kesehatan Nasional maka pasien yang sebelumnya merupakan pasien umum rata-rata telah mendaftar menjadi pasien BPJS Kesehatan. Pasien-pasien tersebut tambah dokter Isa, merasa terbantu dengan adanya jaminan biaya pengobatan di rumah sakit yang tanggung BPJS Kesehatan ditambah dengan membayar iuran yang sangat terjangkau.
 
“Di era Jaminan Kesehatan Nasional ini manajemen rumah sakit harus mampu men”create” agar implementasi Jaminan Kesehatan Nasional ini membuat peserta BPJS Kesehatan menjadi senang dan memperoleh manfaat saat peserta berobat di rumah sakit. Saya memberi slogan ‘BPJS - Banyak Pasien Jadi Senang’,” begitulah menurut dokter Isa.
 
Namun tambah pria yang dilahirkan di Surabaya ini, keberhasilan mengelola jaminan kesehatan ini tentunya tergantung dari manajemen rumah sakit, karena harus ada keterbukaaan atau transparansi dengan para petugas rumah sakit sehingga petugas rumah sakit dapat bekerja dengan giat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan ramah bagi setiap pasien baik itu peserta BPJS Kesehatan maupun bukan, tidak boleh membeda-bedakan,” tuturnya.
 
Dokter Isa memberikan harapannya bagi BPJS Kesehatan dalam mengelola Jaminan Kesehatan Nasional “BPJS Kesehatan merupakan cita-cita luhur Bangsa Indonesia dan harus tetap ada. Jika dipersentasikan BPJS Kesehatan itu lebih memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, adapun perbaikan untuk penyempurnaan program harus dilakukan guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan” pesan dokter Isa. ***Adv/IS/R1

Sumber: www.bpjs-kesehatan.go.id


Tags :





Detail side

Media Terpopuler