Home / Media / Siaran Pers / Denmark Kembangkan Standar Industri Halal Untuk Cegah Boikot

Denmark Kembangkan Standar Industri Halal Untuk Cegah Boikot


Posted on Senin, 1 Jun 2015 00:59 WIB


Denmark Kembangkan Standar Industri Halal Untuk Cegah Boikot

Ada pergeseran ke arah aturan halal yang lebih ketat di sejumlah negara

Jakarta, (ICMI Media) - Denmark akan mengembangkan industri berstandar halal melalui kerja sama antara produsen, broker, dan pedagang untuk mencegah terjadinya boikot atas dari konsumen muslim atas produk negara itu. Hal itu juga dilakukan guna meningkatkan ekspor daging halal.  

"Ada pergeseran ke arah aturan halal yang lebih ketat di sejumlah negara," ujar seorang konsultan senior Danish Agriculture and Food Council (DAFC) Stig Munch Larsen seperti dilaporkan oleh Republika Online, Senin (1/6).

Larsen menyebutkan, Malaysia memiliki aturan ketat, sama halnya dengan negara-negara seperti Indonesia, Arab Saudi, dan Singapura. Begitu pula negara-negara Afrika juga memiliki peraturan yang ketat.

Jika disetujui, standar halal akan diterapkan pada unggas, daging sapi, dan bahan-bahan makanan. Standar halal juga akan mencakup seluruh mata rantai, mulai dari cara  penyembelihan, transportasi, penyimpanan, dan manajemen ekspor.

DAFC juga mendesak jaringan perusahaan daging skala besar di Denmark untuk terlibat dalam memproduksi dan mengekspor daging halal.

Pada bulan Februari 2014 lalu, Menteri Pertanian dan Pangan Denmark Dan Jorgensen sempat memicu kontroversi setelah mengumumkan jika cara penyembelihan menurut Yahudi dan Muslim berstatus ilegal di Denmark.

Namun, menghadapi seruan boikot dari umat Islam di seluruh dunia, mereka menyatakan bahwa penyembelihan dengan cara Islam masih berlaku di negara ini.***Imam

Sumber : Republika Online


Tags :





Detail side

Media Terpopuler