?Diterima Jokowi Di Istana, ICMI Diskusikan Permasalahan Bangsa
Posted on Selasa, 24 Jan 2017 00:25 WIB
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/v_template_3.php
Line Number: 49
Backtrace:
File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler
File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view
File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once
" src="
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/v_template_3.php
Line Number: 49
Backtrace:
File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler
File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view
File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once
https://icmi.id/assets/img/content_image">
Jakarta, (ICMI Media) - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan sejumlah anggota Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) di Istana Merdeka, Jakarta. Mereka melakukan tukar pikiran dengan pengurus ICMI terkait berbagai permasalahan bangsa.
"Salah satunya adalah perihal kebhinnekaan yang harus terus dijaga dan dikelola dengan baik, mengingat kebhinnekaan sebagai salah satu ciri khas yang dimiliki bangsa Indonesia," kata Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie di Jakarta, Senin (23/1).
Jimly mengatakan, kebhinnekaan adalah kenyataan hidup bagi bangsa kita sehingga tidak ada mungkin kekuatan apapun yang bisa menghilangkan ciri ke-Indonesiaan pluralitas itu, tapi pada saat yang sama sulit bagi kita berharap tidak ada masalah dalam pengelolaan kita dalam kebhinekaan itu.
Oleh karena itu, ICMI mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk mendukung pembentukan forum kerukunan antar-umat beragama guna menanggapi kecenderungan adanya tindakan intoleransi yang terjadi di Indonesia belakangan ini.
"Kami menyampaikan pentingnya forum kerukunan umat beragama, religius harmony forum yang akan kami kembangkan bersama para cendikiawan lintas agama," ucap Jimly.
Selain menyampaikan hasil Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas), ICMI juga melaporkan sejumlah kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan latihan-latihan kepemimpinan baik politik maupun kewirausahaan hingga kegiatan ilmiah.
"Kehadiran pengurus ICMI untuk kembali menghidupkan kegiatan-kegiatan ilmiah di kampus-kampus Islam dengan perspektif ilmiah, perspektif moral kita gerakkan sekaligus menangkal munculnya pengaruh-pengaruh irasionalitas ke dunia kampus," ujarnya.
Terhadap usulan dan pembahasan yang disampaikan ICMI dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo disebutnya sangat menyambut baik. Ke depan, ICMI pun berjanji akan terus memberikan masukan-masukan positif kepada Presiden Joko Widodo.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno selaku pendamping Presiden Joko Widodo. Sementara itu tampak sejumlah pengurus ICMI yang hadir mendampingi Ketua Umum ICMI Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie S.H., diantaranya Drs. Priyo Budi S., M.A.P., Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie M.B.A, Dr. Ir. Mohamad Jafar Hafsah, Dr. Sri Astuti Buchari, M.Si., Dr. Sugiharto, S.E. M.B.A. dan Dr. Firdaus Djaelani, M.A.*** (L/CH)
Tags :