Home / Media / Siaran Pers / Fpi Indonesia Jangan Hanya Dukung Palestina Saat Pilpres

FPI : Indonesia Jangan Hanya Dukung Palestina Saat Pilpres


Posted on Sabtu, 3 Okt 2015 01:34 WIB


FPI : Indonesia Jangan Hanya Dukung Palestina Saat Pilpres

Jangan hanya bilang mendukung Palestina, tapi hanya dalam kampanye pilpres saja

Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Ahmad Shobri Lubis mengkritik pemerintah Indonesia yang katanya mau membantu terwujudnya kemerdekaan Palestina, namun hingga saat ini belum ada buktinya. 

"Mana pemerintah, saya belum lihat tindakan nyatanya. Jangan hanya bilang mendukung Palestina, tapi hanya dalam kampanye pilpres saja. Kita belum lihat, ada pemerintah yang bersuara keras saat Masjid Suci Al-Aqsa diserang dan dirusak oleh Zionis Israel," ujar Habib Ahmad Shobri pada kesempatan Aksi Damai bersama Jama'ah Muslimin (Hizbullah) dan elemen masyarakat lainnya pada Jum'at Siang (2/10) di depan Kedutaan Besar Palestina, Jakarta.

Ahmad Shobri yang beberapa bulan lalu menggantikan Ketum FPI sebelumnya, KH Muhsin bin Ahmad Al-Attas mengatakan Palestina belum merdeka sepenuhnya lantaran belum bebas dari Israel. 

"Palestina masih belum boleh menggunakan mata uang sendiri harus mata uang Israel, tidak boleh memiliki senjata canggih, kalo seperti itu apa itu disebut merdeka?" ucap Ahmad dalam orasinya.

Menurut Ahmad, pemerintah Indonesia hanya obral janji dan tak ada tindakannya. Mulai zaman pemerintahan SBY hingga saat ini dianggapnya hanya mengumbar kata-kata manis untuk bantu kemerdekaan Palestina.

"Tidak ada pemerintah membangun rumah sakit Indonesia di sana, mengirimkan tentara Indonesia kesana misalnya enggak ada itu," ungkap Ahmad.

Ahmad mengungkapkan tindakan nyata membantu Palestina, justru dilakukan oleh berbagai ormas-ormas Islam seperti FPI, Jama'ah Muslimin (Hizbullah) dan sebagainya. Menurutnya, merekalah yang melakukan tindakan nyata dengan mengumpulkan uang receh peduli Palestina untuk membangun rumah sakit di Gaza.

"Kami kami inilah yang mengumpulkan uang recehan agar bisa membantu secara nyata saudara kami di sana, meskipun saya sudah mendengar Indonesia akan membangun konsulat di Gaza tapi liat saja," jelasnya.

Ahmad menegaskan, pemerintah Indonesia harus menepati janji mereka membantu kemerdekaan Palestina.

"Ya pokoknya penuhi dulu lah janjinya pemerintah yang mau bantu kemerdekaan Palestina," tutur Ahmad.

Mereka juga mengungkapkan rasa syukur atas pengibaran bendera Palestina di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat beberapa hari lalu. Dalam upacara pengibaran bendera Palestina tersebut, hadir dari Indonesia Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi.

Menlu Retno mengatakan pengibaran bendera ini merupakan bukti kuat dukungan masyarakat internasional akan kemerdekaan Palestina. ***L/IS/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler