Posted on Rabu, 14 Okt 2015 16:33 WIB
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/v_template_3.php
Line Number: 49
Backtrace:
File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler
File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view
File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/v_template_3.php
Line Number: 49
Backtrace:
File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler
File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view
File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once
Dan saya yakin beliau dan dibantu kita semua, bersama-sama gotong royong
Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Dewan Kehormatan ICMI yang juga Presiden RI Ke-3, Prof. Dr. B.J Habibie menitipkan pesan kepada Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla agar konsisten memperjuangkan kualitas kehidupan di bumi Indonesia agar terus meningkat.
"Seperti gizi, lapangan kerja, pendidikan, kebudayaan. Dan saya yakin beliau dan dibantu kita semua, bersama-sama gotong royong," ucap Habibie usai bersantap siang dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa (12/10) seperti rilis yang diterima ICMI Media.
Habibie tiba di Istana Merdeka pada pukul 12.30 WIB dan disambut langsung Presiden. Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan keduanya berbicara di ruang Jepara.
Setelah itu, Presiden mengajak Presiden ke-3 BJ Habibie bersantap siang di ruang makan Istana Merdeka.
Kepada wartawan, Habibie menjelaskan bahwa kehadirannya di Istana Merdeka untuk berpamitan kepada Presiden karena beliau akan akan berangkat menuju Jerman hingga 29 Desember 2015. "Saya harus ke Eropa ke Frankfurt bookfair, untuk berbicara mengenai Islam yang modern," ucap Habibie.
Habibie juga bercerita tentang buku barunya yang berjudul Rudy. "Ini Habibie waktu umur 18 tahun, baik, anda bisa lihat," ucap Habibie sambil memperlihatkan cover bukunya.
Buku itu adalah buku yang menjawab tentang pertanyaan yang sering ada di masyarakat, bagaimana seorang Rudy, dapat membuat kapal terbang, kapal selam. "Rudy itu singkatan dari Bacharuddin bukan dari Rudolf," ucap Habibie.
Peluncuran buku "Rudy" itu sendiri sudah dilakukan pada Senin (11/10) di Perpustakaan Pribadi BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan, Jakarta. ***L/IS/R1