Posted on Selasa, 12 Mei 2015 01:26 WIB
Presiden Joko Widodo bakal merealisasikan hasil-hasil Konferensi Asia Afrika pada April lalu, termasuk soal kemerdekaan Palestina.
Jakarta, (ICMI Media) - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) meyakini pemerintah Indonesia dibawah Presiden Joko Widodo bakal merealisasikan hasil-hasil Konferensi Asia Afrika pada April lalu, termasuk soal kemerdekaan Palestina.
"Ini adalah hasil konferensi yang disaksikan banyak negara, dan harus dijalankan amanahnya oleh negara kita. ICMI yakin, Presiden Jokowi akan merealisasikan hasil KAA itu termasuk kemerdekaan Palestina," kata Sekretaris Jenderal ICMI, Muhammad Taufik kepada ICMI Media pada Senin (11/5) di Jakarta.
Taufik mengatakan, keraguan banyak pihak atas janji itu harus ditepiskan mengingat ini adalah komitmen sebuah negara atas negara lainnya.
Sebelumnya, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Faris Mehdawi mengatakan seperti dilaporkan oleh kantor berita Miraj Islamic News Agency (MINA), pihaknya mengapresiasi hasil Konferensi Asia Afrika (KAA) dan meminta untuk direalisasikan secepatnya.
“Hasil KAA ini sangat urgen bagi pembebasan Palestina dan Al-Aqsha. Kami ingin hasil KAA itu tidak hanya disahkan semata, melainkan harus ada realisasinya,” kata Mehdawi saat menerima kunjungan Tokoh Umat Islam dari Jama'ah Muslimin (Hibzullah), Yakhsyallah Mansur, yang didampingi ketua Aqsha Working Group (AWG), Agus Sudarmaji, pada Jum’at (8/5) sore di Jakarta.
Sebagaimana diketahui, KAA yang berlangsung pada 19-24 April 2015 yang diadakan di Jakarta dan Bandung, yang kemudian diikuti dengan Konferensi Parlemen Asia-Afrika itu menghasilkan beberapa point, diantaranya membantu Palestina untuk mencapai kemerdekaannya.
Pada perhelatan KAA kemarin, Presiden Zimbabwe, Robert Gabriel Mugabe, sebagai perwakilan negara-negara regional Afrika menegaskan, pihaknya akan selalu mendukung kemerdekaan Negara Palestina.
“Negara Palestina sedang mengalami penjajahan, sehingga diharapkan dukungan dan solidaritas tidak hanya dari Asia, tapi juga Afrika,” kata Mugabe saat Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung.