Home / Media / Siaran Pers / Icmi Bentuk Solidaritas Kemanusiaan Untuk Rohingya

ICMI Bentuk Solidaritas Kemanusiaan Untuk Rohingya


Posted on Kamis, 21 Mei 2015 02:47 WIB


ICMI Bentuk Solidaritas Kemanusiaan Untuk Rohingya

ICMI juga sangat mendukung upaya pemerintah dari sudut kemanusiaan, untuk membantu dan menolong para pengungsi dari kelaparan, penyakit dan keputusasaan

Jakarta, (ICMI Media) - Presidium ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia), DR. Sugiharto mengatakan bahwa ICMI bersama dengan organisasi seperti BAZNAS, ESQ, DD, PPPA, MES, Himpunan Alumni IPB, Al Azhar, Absindo dan banyak lagi  telah bekerjasama guna membantu para pengungsi Rohingya yang terdampar di Aceh.

Bentuk kerjasama yang dinamakan "Solidaritas Kemanusiaan Untuk Rohingya" itu, dikatakan akan digerakan oleh para relawan yang tersebar di daerah-daerah, utamanya yang ada di Propinsi Nangroe Aceh Darusalam.

"ICMI juga sangat mendukung upaya pemerintah dari sudut kemanusiaan, untuk membantu dan menolong para pengungsi dari kelaparan, penyakit dan keputusasaan," demikian dikatakannya kepada ICMI Media, Rabu (20/5) di Jakarta. Karena itu, Sugiharto meminta agar Staf ICMI Pusat berkoordinasi dengan ICMI Orwil/Orda NAD.

Untuk Posko gerakan yang dipelopori ICMI ini terdapat di 2 lokasi, yaitu di Jakarta ada di Al-Gibran Care, Jalan Bukit Cinere Raya Nomer 25, Cinere, Depok. Kontak yang dapat dihubungi adalah Andi Irman di 0821 1030 1628.

Adapun di Banda Aceh, Posko ini terdapat di Kantor Baitul Mal Aceh Jalan Teuku Nyak Rief (Komplek Keistimewaan Aceh) di Desa Jeuilingke, Banda Aceh. Bagi yang ingin menyalurkan donasinya bisa melalui rekening Baitul Mal Aceh di Bank Aceh Syariah, no. 610.01.04.000084-4 dan bisa menghubungi langsung kepada Bobby Novrizan di 0812 6334 7075.

Indonesia dan Turki sudah bantu

Indonesia sempat dikabarkan menghalau kapal pengungsi Bangladesh dan Rohingya yang hendak masuk ke wilayah Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla membenarkan hal tersebut.

"Ya itu kebijakan awal, sekarang kebijakannya tidak boleh (menghalau)," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).

Pemerintah akan mencarikan lokasi untuk menampung pengungsi yang terus bertambah. Selain itu, pemerintah juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Aceh dan agensi pengungsian PBB (UNHCR) untuk menangani kebutuhan pengungsi Rohingya dan Bangladesh.

Meski jumlah pengungsi yang masuk ke wilayah Indonesia telah mencapai angka ribuan jiwa, JK tak mempermasalahkan. Menurutnya, bangsa yang besar tak boleh menolak orang-orang yang sedang susah.

"Ya enggak apa-apa, bangsa besar ini tidak boleh menolak orang yang susah. Enggak boleh," tegas pria asal Makassar itu.

Sementara itu, Angkatan Laut Tentara Nasional Turki diperintahkan oleh Panglima, Perdana Menteri, dan Presidennya untuk membantu melindungi, mengarahkan, memberi bantuan makanan dan bahan bakar agar tiba dengan selamat di Turki kemudian diberikan tempat tinggal yang layak bagi mereka.

Seperti diberitakan media Turki Hurriyet Daily News (19/5), Angkatan Laut Turki sedang melakukan upaya untuk mencapai kapal Muslim Rohingya yang terdampar di lepas pantai Thailand dan Malaysia, ujar Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu.

Pada pertemuan dengan sekelompok anak muda di Istana Negara, 19 Mei, PM Davutoglu mengatakan bahwa Turki telah melakukan yang terbaik untuk membantu Muslim Rohingya bekerjasama dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), dengan bantuan kapal dari Angkatan Bersenjata Turki yang sudah berlayar menuju lokasi. (Imam)

Sumber : ICMI Media


Tags :





Detail side

Media Terpopuler