ICMI Berencana Bentuk Bank Wakaf Ventura, Jokowi Beri Respon Positif
Posted on Selasa, 24 Jan 2017 01:08 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) berencana akan membentuk Bank Wakaf Ventura. Rencana tersebut telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan di Istana Merdeka, Senin (23/1) kemarin. Jokowi pun memberikan respons positif terhadap rencana ini.
Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prio Budi Santoso menyebutkan, pemanfaatan Bank Wakaf ini nantinya akan difokuskan kepada masyarakat kecil. Sasarannya adalah pada masyarakat di pedesaan hingga pesantren.
"Ini akan disalurkan ke masyarakat di pesantren, terutama itu ya. Kemudian yang selama ini masih terpinggirkan karena persoalan ekonomi. Ini akan lebih yang membutuhkan khususnya di pedesaan, pesantren," kata Prio di Jakarta.
Menurutnya, rencana ini akan dibahas secara lebih lanjut bersama pemerintah dan jajaran terkait lainnya. Meskipun bernama Bank Wakaf, aturan yang digunakan pun tak terlepas dari aturan syariah sesuai ajaran agama Islam.
"Ini sama, tapi sistemnya mungkin secara syariah. Kalau teknisnya ada, tapi sudah ada pakem menurut aturan syariah, dan tadi respons presiden positif. Kita gembira ini menjadi hal yang akan disetujui Presiden," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Pokja Pendirian Bank Wakaf Ventura ICMI Zainul Bahar Noor mengatakan, gagasan pembentukan bank wakaf ventura telah dimulai sejak 2014 dan menjadi program unggulan ICMI. Gagasan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pembangunan perekonomian Indonesia melalui dana-dana keagamaan.
"Kami sudah melakukan feasibility study (FS) bersama-sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan sekarang tinggal dalam proses disempurnakan untuk dapat diajukan kepada presiden," ujar Zainul di Jakarta Rabu (4/1).
Zainul mengatakan, dalam FS tersebut telah disepakati bahwa bentuk lembaga keuangan yang paling tepat untuk mengelola wakaf produktif ini yakni modal ventura. Sebab, apabila didirikan dalam bentuk lembaga keuangan bank akan terbentur dengan berbagai aturan yang ketat dan membutuhkan permodalan yang besar.
Menurut Zainul, pembentukan wakaf ventura sangat masuk akal karena tidak memiliki cost of fund sehingga dapat diproduktifkan untuk membantu pembangunan perekonomian Indonesia.
Sasaran utama dari wakaf modal ventura ini yakni pelaku UMKM. Sebab, pelaku UMKM merupakan penymbang PDB terbesar di Indonesia, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja. Zainul mengatakan, melalui wakaf ventura tersebut, ICMI ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan produktivitas UMKM dengan dana wakaf.
"Sekarang tinggal menunggu rumusan yang lebih konkrit, dan mudah-mudahan presiden bisa menerima ini," kata Zainul.
Skema dari wakaf modal ventura ini yakni nantinya akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga wakaf agar dapat menyalurkan dana wakafnya untuk diproduktifkan. Selain itu, wakaf ventura juga akan menggandeng lembaga wakaf dari seluruh organisasi islam. Menurut Zainul, keberhasilan pendirian wakaf ventura ini membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah.
Apalagi potensi dana wakaf untuk pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Tanah Air sangat besar. Bahkan, Zainul mengatakan, tidak menutup kemungkinan wakaf ventura ini dapat digunakan sebagai penyokong untuk pembangunan infrastruktur karena pemanfaatannya bisa sangat luas. *** (T/CH)
Tags :