Home / Media / Siaran Pers / Icmi Minta Kasus Pembakar Manusia Di Bekasi Ditindak Tegas

?ICMI Minta Kasus Pembakar Manusia di Bekasi Ditindak Tegas


Posted on Senin, 7 Ags 2017 06:46 WIB



<div style=

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/v_template_3.php

Line Number: 49

Backtrace:

File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler

File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view

File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once

" src="

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/v_template_3.php

Line Number: 49

Backtrace:

File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler

File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view

File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once

https://icmi.id/assets/img/content_image">

Jakarta (ICMI Media) – ICMI meminta penegak hukum, khususnya kepolisan, menindak tegas pelaku pembakaran seorang pria yang diduga mencuri amplifier Mushola Al Hidayah, di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

ICMI juga menyesalkan terjadinya peristiwa kekerasan itu sebab mengusik rasa dan fakta kemanusiaan. Apalagi, tindakan kekerasan dengan 'main hakim sendiri'.

“Rasa kemanusian kita terusik melihat fakta seperti ini terjadi. Pihak kepolisian harus bisa menyerat siapa saja yang terlibat dalam tindakan keji ini ke pengadilan,“ tutur Ketua Koordinasi Pengembangan Profesionalitas Tenaga Kerja Fahira Fahmi Idris kepada ICMI Media, Senin, (7/8).

Menurut Fahira, tindakan main hakim sudah masuk dalam kejahatan luar biasa dan siapapun yang terlibat harus mendapat hukuman berat. 

“Saya merasa miris apalagi korban ternyata kesehariannya mencari nafkah dengan membuka usaha reparasi perangkat pengeras suara di rumah dan istrinya saat ini sedang hamil,” ungkap Fahira.

Seorang pria berinisial MA yang sehari-hari bekerja sebagai Teknisi alat elektronik dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh warga, pekan lalu, karena dituduh melakukan pencurian amplifier milik Mushola Al Hidayah. (SYH/CR)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler