Home / Media / Siaran Pers / Icmi Reshuffle Harus Bisa Atasi Pelemahan Ekonomi Ri

ICMI: Reshuffle Harus Bisa Atasi Pelemahan Ekonomi RI


Posted on Kamis, 13 Ags 2015 03:20 WIB


ICMI: Reshuffle Harus Bisa Atasi Pelemahan Ekonomi RI

ICMI Minta Peredaran Miras Tetap Diawasi

Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia), yang juga Mantan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Hatta Rajasa berharap reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa memberikan solusi untuk mengatasi pelemahan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kita dukung saja keputusan presiden karena presiden memiliki kebutuhan untuk melakukannya," ujarnya.

Mantan Ketua Umum PAN itu juga berharap faktor-faktor eksternal terutama penguatan ekonomi Amerika dan defend menaikkan suku bunga memberikan dampak yang minimal terhadap perekonomian Indonesia dengan mengembangkan sejumlah kebijakan-kebijakan. 

Susunan kabinet baru ini diharapkan dapat menjaga konsumsi masyarakat dengan menjaga laju inflasi agar tidak jatuh karena konsumsi menurut Hatta unsur pertumbuhan yang paling tinggi.

Selain itu, Fenomena pelemahan ekonomi China akan memberikan dampak kepada Indonesia terutama komoditi. Ia berharap Indonesia konsisten untuk tidak lagi menjual barang mentah.

"Dengan demikian, industri manufaktur tumbuh dengan demikian daya saing kita meningkat," katanya.

ICMI Minta Peredaran Miras Tetap Diawasi

Sementara itu, menyikapi tersingkirnya 2 orang kader ICMI dari posisi menteri, beberapa tokoh pengurus ICMI pusat sangat menyayangkan hal itu. Kedua orang dimaksud, yakni Rachmat Gobel, Mantan Menteri Perdagangan dan Andrinof Chaniago, Mantan Menteri BPPN / Kepala Bappenas adalah anggota Dewan Pakar ICMI.

"Tokoh-tokoh Islam mohon antisipasi perdagangan Miras dan makanan tidak halal selepas Mas Rachmat (Tak jabat Mendag lagi-red)," ujar Rifda Amarina, Wakil Bendahara ICMI melalui Whatsapp.

Pernyataan senada juga datang dari anggota ICMI lainnya, Mukhlis Yusuf dan Fahrizal Zain. Bahkan menurut Mukhlis, Kebijakan Rachmat Gobel soal Miras sudah clear dan fair. "Sayangnya, Pak Rachmat Gobel diganti," ujar Mukhlis.

Sementara itu, Fahrizal mengusulkan agar ICMI mendorong orang seperti Fahira Idris (Anggota DPD) yang konsisten menyuarakan pencegahan penyebaran Miras di Indonesia. 

"Jika pada era Mendag yang baru Miras balik lagi ke minimarket, ICMI harus jadi pendorong semua elemen masyarakat seperti Ormas Islam, MUI dan para orangtua untuk deklarasi anti Miras. Ini sejalan dengan deklarasi Molimo yang dicanangkan lalu," tandas Fahrizal. ***Imam/R1

Sumber: Whatsapp dan Republika Online


Tags :





Detail side

Media Terpopuler