Home / Media / Siaran Pers / Imam Katolik Di Queensland Tolak Pembatasan Waktu Ibadah Bagi Muslim

Imam Katolik Di Queensland Tolak Pembatasan Waktu Ibadah Bagi Muslim


Posted on Rabu, 26 Ags 2015 01:16 WIB


Imam Katolik Di Queensland Tolak Pembatasan Waktu Ibadah Bagi Muslim

Menurut Duffy, Muslim di wilayah itu berhak memiliki hak sama untuk bisa mengunjungi masjid seperti umat Katolik yang mengunjungi Gereja.

Jakarta, (ICMI Media) - Seorang imam Katolik di Maroochydore, Queensland, mengecam pembatasan jam ibadah dan pengunjung yang diberlakukan oleh pengadilan untuk masjid di kota tersebut.

"Saya menolak pembatasan itu dan mendukung Muslim yang juga menoak pembatasan jam ibadah serta jumlah pengunjung yang mengakses masjid," ujar Joe Duffy dilaporkan On Islam, Rabu (26/8).

Duffy memprotes keputusan yang dibuat oleh Dewan Sunshine Coast untuk membatasi Organisasi Muslim dari Sunshine Coast (Mosc). Dewan hanya membolehkan 25 jamaah untuk mengikuti kegiatan ibadah pada Jumat.


Atas keputusan tersebut umat Islam mengajukan banding dengan menuntut pertambahan jumlah menjadi 40 orang dalam dua tahun sekali, meski tanpa menggunakan pengeras suara.

Menurut Duffy, Muslim di wilayah itu berhak memiliki hak sama untuk bisa mengunjungi masjid seperti umat Katolik yang mengunjungi Gereja.

Ia menjelaskan, pemerintah harus menerima keadaan akan keberadaan migrasi Muslim. Hal itu akan meningkatkan secara signifikan permintaan untuk pembuatan masjid yang lebih besar, bahkan hingga pembangunan sebuah sekolah Islam.

Ia meyakini, keputusan tersebut merupakan dorongan dari gerakan anti-masjid yang mengedepankan sebuah kefanatikkan, kebencian, dan rasisme. Sementara itu, Organisasi Muslim dari Sunshine Coast telah menolak  komentar menunggu putusan pengadilan.***Rep/Awan/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler