Home / Media / Siaran Pers / Imam Shamsi Ali Donald Trump Adalah Sosok Yang Rasis

Imam Shamsi Ali: Donald Trump Adalah Sosok Yang Rasis


Posted on Jumat, 4 Sep 2015 07:32 WIB


Imam Shamsi Ali: Donald Trump Adalah Sosok Yang Rasis

Donald Trump itu anti imigran, anti Islam, dan dikenal anti orang-orang non putih

Jakarta, (ICMI Media) - Mengomentari kunjungan Ketua DPR RI dan rombongannya bertemu Pengusaha Kaya Donald Trump, Pimpinan Islamic Center di New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali mengingatkan bagi politisi Indonesia yang coba berhubungan dengan Kandidat Capres dari Partai Republik itu, bahwa Donald dikenal publik AS termasuk figur yang tak pantas didukung apalagi oleh pejabat yang mewakili negara.

"Bagi kami Donald Trump, adalah sosok yang rasis. Saya sendiri masih ingat sekitar 3 tahun lalu ketika ditanya oleh Fox News tentang Islam. Jawabannya orang-orang Islam itu berbahaya. Donald Trump itu anti imigran, anti Islam, dan dikenal anti orang-orang non putih," tegas Shamsi dalam pernyataannya melalui Whatsapp di Grup ICMI pada Jum'at (4/9).

Bahkan menurut Shamsi, secara politis tindakan itu juga sangat tidak strategis. Ia mengakui, Donald Trump memang sekarang dalam beberapa poling masih tinggi karena faktor adanya euphoria sesaat mereka yang anti Obama dan anti Immigran. 

"Tapi, bukan mendahului takdir, secara kalkulasi politik Donald tidak akan memenangkan konvensi Republikan," ungkap Shamsi.

Tokoh Muslim AS asal Indonesia yang juga anggota ICMI itu mengingatkan, bahwa yang lebih penting lagi, kali ini kondisi Republikan masih sangat lemah. 

"Tidak ada kandidat yang kuat yang akan menyaingi kandidat Demokrat, khususnya Hillary. Jadi hadir di acara kampanye Donald Trump secara politis merugikan," tegas Shamsi.

Meski tak menampik alasan Ketua DPR datang bersama rombongan ke AS karena ada sidang IPU di PBB, namun baginya kehadiran mereka dalam acara kampanye Donald Trump tidak pantas karena alasan etika dan strategi.

Karena itu, Shamsi meminta kepada anggota DPR yang ada di ICMI, agar menyampaikan ke anggota Dewan yang mau ke Amerika jalan-jalan agar ditunda. 

"Kongres lagi reses, kalau ke sini akan lebih banyak sia-sia karena tidak ada jadwal yang bisa dilakukan di saat reses. Nanti malah kebanyakan jalan-jalan saja, apalagi ini di saat-saat sulit d Indonesia," pungkas Shamsi. ***Imam/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler