Posted on Senin, 12 Okt 2015 05:00 WIB
Indonesia mengecam serangan tersebut dan menyerukan agar aksi militer Israel di Gaza dihentikan
Jakarta, (ICMI Media) - Menyikapi semakin meningkatnya tindakan militer Israel di Gaza, Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya sejumlah korban jiwa dan luka-luka terhadap penduduk sipil menyusul serangan angkatan udara Israel ke Jalur Gaza pada Ahad (11/10) kemarin . Indonesia mengecam serangan tersebut dan menyerukan agar aksi militer Israel di Gaza dihentikan.
Israel meluncurkan serangan udara di Jalur Gaza pada tanggal 11 Oktober 2015, dengan target dua pabrik persenjataan yang diduga fasilitas milik kelompok Hamas. Demikian rilis resmi dari Kementrian Luar Negeri RI, yang dikutip ICMI Media dari laman web www.kemlu.go.id, Senin (12/10).
Meningkatnya insiden keamanan yang terjadi selama dua belas hari terakhir dikhawatirkan akan semakin memperburuk instabilitas di kawasan khususnya di Jerusalem Timur dan Tepi Barat (West Bank).
Pemerintah Indonesia menghimbau kepada warga negara Indonesia yang berada di wilayah Gaza untuk waspada dan berhati-hati.
KBRI Amman dan KBRI Kairo telah membuka layanan informasi dan hotline terkait update situasi terkini di Gaza dan Palestina.
Eskalasi insiden kekerasan yang semakin meningkat di kawasan Gaza dipicu oleh aksi penodaan Tentara dan pemukim ilegal Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, yang kemudian mendapat reaksi keras dari warga Palestina dan Gaza. Protes keras itu, dibalas Israel dengan meningkatkan tindakan militernya terhadap setiap aksi demo Palestina. ***L/IS/R1