Home / Media / Siaran Pers / Inilah Orangorang Yang Doanya Tidak Tertolak

Inilah Orang-orang yang Doanya Tidak Tertolak


Posted on Jumat, 20 Jan 2017 00:19 WIB


Inilah Orang-orang yang Doanya Tidak Tertolak

Jakarta, (ICMI Media) - Doa menjadi senjata terakhir bagi orang lemah yang teraniaya atau terzalimi. Paling sering terjadi, adalah mendoakan keburukan untuk sang penganiaya.

Dalam Islam, umat yang terzalimi atau teraniaya memiliki hak dari Allah untuk diterima doanya. Ini sesuai dengan firman Allah dalam surah An Nisa ayat 148. “Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS An Nisa: 148)

Ketua Komisi Teknologi Informasi ICMI Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Yusran Anshar Lc MA memaparkan, siapa pun sebenarnya tidak diperbolehkan untuk mendoakan keburukan bagi orang lain. Namun karena ketiadaan daya, maka yang terzalimi hanya mampu berucap doa. Ini memang diperbolehkan.

Menurut Yusran, ada tiga jenis perbuatan yang termasuk kategori menzalimi. Pertama, mengambil harta orang lain secara tidak adil. Kedua, melukai fisik orang lain. Terakhir, mengambil atau melukai kehormatan orang lain.

Orang yang terzalimi salah satu dari kategori itu, kata Yusran, maka berhak mendoakan keburukan untuk penzalim. "Kalau merasa terzalimi karena persaingan usaha atau gengsi, maka itu tidak termasuk jenis yang diperbolehkan mendoakan keburukan," jelas Yusran.

Dikutip dari laman Fajaronline.com, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulsel, Hidayat Nahwi Rasul menambahkan, meski punya hak berdoa untuk keburukan orang yang menzalimi, sebaiknya mereka yang teraniaya bisa memberikan maaf dengan sepenuh hati. Memaafkan memang tidak semudah yang diucapkan. Namun hal ini bisa diupayakan dengan meminta hal-hal yang baik kepada Allah.

“Mumpung doa orang yang teraniaya itu makbul. Maka sebaiknya berdoa yang baik saja,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Syariah Wahdah Islamiyah ini.

Sekretaris Pendidikan Islam Masjid Al Markaz Al Islami, Saparuddin menambahkan, perbuatan mendoakan keburukan kepada orang lain itu sangat membahayakan dan bisa mencelakakan. Berdoa yang baik memberikan manfaat dan mendatangkan pahala berlipat.

Allah tidak pernah membiarkan umatnya tak mendapat keadilan. Kalau pun penganiaya tidak mendapat pembalasan di dunia, maka akhirat adalah tempat keadilan ditegakkan seadil-adilnya.*** (T/CH)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler