Home / Media / Siaran Pers / Introspeksi Diri Tahun Baru 1437 H

Introspeksi Diri Tahun Baru 1437 H


Posted on Rabu, 14 Okt 2015 02:40 WIB


Introspeksi Diri Tahun Baru 1437 H

Oleh: Fahrizal Zain

Oleh : Fahrizal Zain

Jakarta, (ICMI Media) - Pada waktu Rasulullah saw melakukan perjalanan Isra’ Mi'raj bersama Malaikat Jibril as, keduanya melalui tempat di mana seorang wanita tua yang tetap menampakkan kecantikannya. Wanita tua yang menunggang kuda itu berteriak-teriak menggoda Rasulullah saw, “Ya Muhammad…Ya Muhammad!”, tetapi Beliau tidak menggubrisnya.
 
Setelah berlalu, Rasulullah pun menanyakan fenomena yang dilihatnya kepada Jibril. “Itulah ibarat dunia, ia makin menua, namun tetap cantik dan kian memesona untuk dipandang dan dinikmati…”, kata Jibril a.s menjelaskan.
 
Kiranya, kisah di atas menjadi renungan bagi kita di tahun baru Hijriah ini. Kisah itu seharusnya mampu menyadarkan kita bahwa setiap pergantian tahun, pada satu sisi, merupakan pengurangan jatah waktu hidup bagi kita, tapi juga pertanda dunia yang kita tempati ini makin tua renta tetapi selalu tampak cantik dan mempesona.
 
Dalam menjalani kehidupan di dunia ini kita memang bergelut dan berpacu dengan waktu...menuju ajal.walau usia muda atau badan sehat...ajal tetap tiba sesuai takdirNya
 
Bagi seorang Muslim, pada dasarnya setiap pergantian waktu, detik demi detik, hari demi hari, bahkan tahun demi tahun, merupakan momen penting untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah) menuju kualitas iman, ilmu, dan amal yang lebih baik.
 
Rasulullah saw menyatakan, “Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, ia adalah orang yang beruntung. Bila hari ini sama dengan hari kemarin, berarti ia orang merugi. Dan jika hari ini lebih jelek dari hari kemarin, maka ia adalah orang celaka’. Kita harus senantiasa mawas diri, mungkin selama ini kita terbuai kehidupan dunia, waktu kita habiskan untuk mengejar kesenangan duniawi dengan mengabaikan bekal untuk kehidupan akhirat. Umar bin Khattab mengingatkan, “Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab. Timbanglah amal-amalmu sebelum ia ditimbang. Bersiaplah untuk menghadapi hari yang amat dahsyat. Pada hari itu segala sesuatu yang ada pada dirimu menjadi jelas, tidak ada yang tersembunyi”.
 
Oleh karena itu, introspeksi diri harus terus dilakukan untuk menuju kehidupan yang lebih bermakna. Kehidupan di dunia hanyalah sementara,serta menghanyutka krn harta ,kedudukan,mencintai di jln yg dimurkaiNya dll  .Kita hanya singgah sebentar sebelum menuju alam akhirat yang kekal abadi. Di ‘terminal antara’ inilah kita diberi waktu untuk memperbanyak  bekal berupa amal saleh sebanyak-banyaknya. Jangan sampai terlena menikmati kecantikan dunia, Pergantian tahun -juga pergantian hari demi hari- juga seyogyanya mengingatkan kita bahwa ‘jatah hidup’ kita di dunia semakin berkurang. Imam Hasan Al-Bashri menyatakan, “Wahai anak Adam, sesungguhnya kamu adalah bagian dari hari, apabila satu hari berlalu, maka berlalu pulalah sebagian hidupmu”.Ingat berlalunya hari makin dekatkan pd ajal..sdh siapkah kita dihisab?
 
Maka dari itu, “Hendaklah setiap diri memperhatikan (melakukan introspeksi) tentang apa-apa yang telah diperbuatnya untuk menghadapi hari esok (alam akhirat)” (QS. 59:18).

 Semoga masih ada waktu untuk kita memaknai pergantian tahun ini dengan introspeksi diri dan memperbaiki diri. Wallahu a’lam.

Ingat Ajal tidak menunggu Taubatmu. Selamat Tahun Baru Hijriah 1437H


Tags :





Detail side

Media Terpopuler