Home / Media / Siaran Pers / Jamaah Haji Tak Patuh Aturan Diduga Sebabkan Tragedi Mina

Jama'ah Haji Tak Patuh Aturan Diduga Sebabkan Tragedi Mina


Posted on Senin, 28 Sep 2015 04:37 WIB


Jama'ah Haji Tak Patuh Aturan Diduga Sebabkan Tragedi Mina

peziarah asal Iran yang diperkirakan berjumlah 300 orang enggan mengikuti perintah

Jakarta, (ICMI Media) - Tindakan melawan aturan dalam waktu melempar jumrah melawan arus oleh sekelompok jama'ah haji diduga menjadi penyebab terjadi kecelakaan di Mina pada Kamis (24/9) lalu, demikian dilaporkan oleh Asharq Al-Awsat pada Senin (28/9).

Media itu mengutip pernyataan dari seorang pejabat petugas haji asal Iran yang enggan menyebutkan namanya, bahwa tragedi yang telah menyebabkan ratusan orang tewas dan terluka disebabkan oleh sekelompok jama'ah asal Iran yang menolak mengikuti instruksi dari otoritas haji.

Akibatnya, setidaknya 717 jamaah tewas dan 863 luka-luka pada hari Kamis ketika dua kelompok besar orang bertabrakan di persimpangan jalan di Mina, timur Kota Suci Mekkah, kata kementerian dalam negeri Saudi.

Pejabat tersebut mengatakan, kecelakaan itu terjadi setelah sekelompok peziarah asal Iran yang diperkirakan berjumlah 300 orang enggan mengikuti perintah yang mengharuskan mereka untuk menunggu izin untuk meninggalkan Jamarat, atau lokasi lontar jumrah.

Mereka justeru mengambil arah sebaliknya, kembali ke maktabnya melewati jalur yang saat itu ada jama'ah lainnya dalam jumlah sangat besar tengah dalam perjalanan mereka menuju Jamarat sesuai yang dijadwalkan, demikian menurut pejabat itu.

"Kelompok ini berhenti untuk sementara, menyebabkan para jama'ah haji yang datang harus berhimpitan untuk mengambil rute yang lebar tidak lebih dari 20 meter," katanya. Ia menambahkan, bahwa perilaku seperti itu memang kerap menyebabkan konsekuensi yang tragis di daerah ramai.

Saksi lainnya, Yahia Hamidah, jamaah haji (26) asal Yordania, mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa ada pergerakan jama'ah "yang tidak biasa" berkumpul di Jalan 204 (yang mengarah ke Jamarat-red) setelah beberapa kali memasuki jalur yang salah.

"Awalnya, gerakan pada jalan 204 berlangsung normal sampai sejumlah besar jama'ah ada yang datang dalam arah yang berlawanan, yang menghentikan pergerakan selama sekitar satu setengah jam sebelum para orang tua atau sepuh mulai berjatuhan," kata jamaah lainnya.

Mayoritas saksi mata yang berbicara kepada Asharq Al-Awsat sepakat bahwa mereka menilai kecelakaan itu terjadi setelah terjadinya jama'ah haji yang menolak aturan dari petugas keamanan.

Sementara itu, sumber keamanan Saudi mengatakan pihak berwenang akan segera memeriksa kamera keamanan yang dipasang di terowongan menuju Jamarat untuk memverifikasi kebenaran informasi soal perilaku Jama'ah asal Iran itu.

Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz, telah mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban dan berjanji bahwa "perbaikan metode dan mekanisme musim haji tidak akan berhenti." ***L/IS/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler