JK: Kita Turut Prihatin atas Kejadian di London
Posted on Minggu, 26 Mar 2017 00:56 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Lima orang dikabarkan tewas dalam aksi teror di Kota London. Ketua Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyampaikan belasungkawa atas peristiwa itu dan menyebut paham radikalisme ada di mana-mana.
"Iya serangan ya tentu kita turut prihatin atas kejadian seperti itu. Memang radikalisme ini orang-orang marah ada di mana-mana," kata JK di Bangkok, Thailand, Kamis (23/3/2017).
JK mengatakan ada banyak motif saat orang-orang melakukan tindakan anarkistis dan teror. Orang-orang itu dianggap memiliki masalah mendasar sehingga dapat meluapkan kemarahannya dalam bentuk radikal dan teror.
"Kalau Timur Tengah (Timteng) negaranya dibom terus, tentu marah (masyarakatnya). Jadi negara-negara besar harus perhatikan hal mendasar itu," ujarnya.
Dikutip dari laman Detik.com, lima orang tewas, termasuk pelaku, dan setidaknya 40 orang luka-luka akibat serangan teror yang terjadi di London, Inggris. Detail peristiwa yang diawali dengan aksi tabrak mobil dan penikaman itu membuat banyak orang bergidik ngeri.
Aksi teror itu berlanjut ke serangan berdarah di Jembatan Westminster, tak jauh dari gedung parlemen Inggris.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengatakan sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban serangan berdarah tersebut.
"Sejauh ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban," ujar jubir Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.
Meski demikian, Arrmanatha mengatakan KBRI London telah membuka hotline terkait dengan aksi teror ini. Warga yang ingin mencari kabar mengenai WNI di London bisa menghubungi hotline KBRI London di nomor +447881221235.*** (T/CH)
Tags :