Home / Media / Siaran Pers / Jk Pengusaha Muda Jangan Cepat Tergiur Politik

JK: Pengusaha Muda Jangan Cepat Tergiur Politik


Posted on Rabu, 25 Jan 2017 04:39 WIB


JK: Pengusaha Muda Jangan Cepat Tergiur Politik

Jakarta, (ICMI Media) -  Wakil Presiden RI yang juga Ketua Dewan Penasehat Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jusuf Kalla (JK) mengingatkan para pengusaha muda agar tidak cepat tergiur terjun ke dunia politik tapi lebih dulu membangun usahanya. Menurut JK bangunan ekonomi pengusaha muda harus kuat dulu. Memperluas relasi juga penting untuk memperkuat jaringan bisnisnya.

“Pengusaha-pengusaha muda jangan cepat tergiur politik, sekarang ada uang sedikit mencalonkan diri jadi anggota DPR karena lebih cepat balik modal,” kata JK pada Dialog Ekonomi Rapimprov III Kadin Jawa Barat di Bandung, Selasa (24/1) kemarin.

Dikutip dari laman Korankaltim.com, JK mengaku terjun ke politik justru pada usianya ke 60 setelah pensiun dari dunia bisnis yang dige-lutinya. Menurutnya kematangan berbisnis dan penguatan finansial menjadi dasar penguat politik. Sebab tak jarang politik justru diorientasikan pada materi ekonomi, itu dinilainya keliru.

“Jangan usia 30-an masuk DPR, kalau pengusaha jangan dululah, tinggalkan politik dulu,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar para pemuda terus mengikuti festival-festival enterpreuneur dan peme-rintah juga harus men-dukung untuk memuncul-kan para pengusaha muda.

“Saya selalu mendorong para pengusaha lokal. Misalnya di Sulsel ada pertemuan pengusaha su-paya spiritnya maju, ayo ber-saing, maju, maju,” katanya.

Dia menjelaskan upaya yang dilakukan pemerintah mendukung para pengusaha lokal dan kecil adalah dengan mem-berikan subsidi. “Sekarang kita berikan bunga subsidi KUR kecil bagi pengusaha kecil supaya memperkecil kesenjangan,” ungkapnya. Namun tak ditampiknya untuk urusan politik para pengusaha muda pun harus kenal banyak para politikus. Ini dimaksudkan sebagai ajang pengayaan wawasan politik tak hanya soal trifungsi parlemen legislasi, budgeting, monitoring namun lebih luas fungsi-fungsi politik masa kini.*** (T/CH)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler