Home / Media / Siaran Pers / Jk Semoga Masyarakat Makin Siap Hadapi Bencana

JK: Semoga Masyarakat Makin Siap Hadapi Bencana


Posted on Kamis, 15 Des 2016 06:19 WIB


JK: Semoga Masyarakat Makin Siap Hadapi Bencana

Jakarta, (ICMI Media) - Wakil Presiden RI yang juga Ketua Dewan Penasehat Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jusuf Kalla (JK) berharap masyarakat semakin semakin siap menghadapi segala bentuk bencana alam agar terhindar dampak yang ditimbulkan.

"Untuk menghindari bencana, perlu pendidikan bersama sehingga masyarakat bisa melakukan persiapan," katanya saat memberikan sambutan peringatan Hari Tsunami Dunia, di Jakarta.

Peringatan Hari Tsunami Dunia difasilitasi oleh Badan PBB yang mengurusi Penanggulangan Bencana (UNISDR), Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, dan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA). Acara ini digelar sepekan setelah tragedi gempa bumi di Aceh yang berpusat di tiga kabupaten yakni Pidie, Pidie Jaya dan Bireun.

Sebanyak 102 orang tewas dalam gempa ini serta ratusan lainnya luka-luka. Sebanyak 83 ribu jiwa lebih juga mengungsi karena tempat tinggal mereka roboh terkena dampak gempa. 

Dikutip dari lamana Rimanews.com, Wapres JK menjelaskan, masyarakat yang tinggal di Pulau Sumatera bagian barat dan Pulau Jawa bagian selatan sudah memiliki kultur untuk menghadapi bencana. Terbukti, pada setiap ada gempa besar, masyarakat di wilayah itu langsung lari ke perbukitan untuk menghindari gelombang tsunami.

"Di Pulau Simeulue juga begitu, saat terjadi bencana tsunami 2004. Meskipun banyak korban di Aceh sampai 200 ribu lebih, jumlah korban di Simeulue hanya tujuh orang karena terdidik oleh kultur ratusan tahun untuk menghindari bencana," kata Wapres.

"Kita punya pengalaman panjang tentang tsunami. Walaupun tsunami itu istilah Jepang, korban tewas karena tsunami yang paling banyak dari Indonesia, khususnya Aceh yang mencapai 222 ribu orang," ujarnya.

JK juga berterima kasih kepada sejumlah negara, termasuk Jepang yang memberikan bantuan kepada korban tsunami di Aceh. Bahkan Indonesia juga mendapat penghargaan dari PBB karena bisa menyelesaikan program rehabilitasi senilai 6 miliar dolar AS dalam jangka waktu lima tahun.

Terkait bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, beberapa waktu lalu, JK menyatakan bahwa tidak membutuhkan bantuan banyak dari pihak asing.

"Kita tidak mengharapkan banyak bantuan dari luar karena bencana itu tidak terlalu besar dibandingkan pada 2004. Sebenarnya dalam negeri kita sanggup mengatasinya," katanya seusai acara.*** (T/CH)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler