Jusuf Kalla : Konflik Sosial di Aceh Bukan Masalah Agama
Posted on Selasa, 7 Mar 2017 07:33 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Dewan Penasehat Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) yang juga Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengakui, kesenjangan sosial atau ketidakadilan masih menjadi masalah utama di bangsa ini. Salah satunya konflik social yang pernah terjadi di Provinsi Aceh.
Jusuf Kalla mengatakan, jika ketidakadilan ini terus dibiarkan bisa menjadi pemicu konflik horizontal. Sepuluh dari 15 konflik yang memakan korban jiwa lebih dari seribu orang terjadi karena ketidakadilan.
JK mengungkapkan, masih ada kesenjangan antara orang kaya dan miskin yang terlalu jauh.
Dikutip dari laman Fajar.co.id, menurut dia, Indonesia berada di urutan ketiga setelah Rusia dan Thailand sebagai negara dengan kesenjangan tertinggi. Yang berbahaya, kesenjangan atau ketidakadilan itu bisa memicu konflik sosial dengan korban ribuan orang seperti di Aceh.
”Di Aceh bukan masalah agama. Ini masalah Aceh kaya, tapi kekayaan Aceh tidak dinikmati di Aceh sebanyak banyaknya. Sama daerah lain,” ujar JK saat membuka rapat kerja nasional Institut Lembang Sembilan, di Jakarta, Senin (6/3/2017).
Menurut dia, kesenjangan sosial itu hanya bisa diatasi dengan pembangunan ekonomi yang membuat bangsa maju. Tapi, juga harus adil. ”Kemajuan itu nilai tambah, produktivitas,” kata dia. *** (T/CH)
Tags :