Jusuf Kalla, Penulis yang Baik dan Pembaca yang Rajin
Posted on Senin, 30 Jan 2017 10:02 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Tak banyak yang tahu Wakil Presiden RI yang juga Ketua Dewan Penasehat Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jusuf Kalla (JK) adalah penulis yang baik. Gaya menulisnya mirip dengan gayanya bertutur: praktis, kalimat-kalimat pendek dan langsung pada sasaran.
Ia pernah menulis reportase dari Mekkah di saat senggang di sela-sela menunaikan ibadah haji lebih 20 tahun lalu. Tulisan itu dimuat bersambung di Jawa Pos.
Penulis yang baik tentu juga pembaca yang rajin. Dari bacaanlah muncul bangunan data dan cerita. Dan JK adalah pembaca buku yang tekun. Di ruang kerjanya di Makassar, di atas pesawat di perjalanan, dan di antara padatnya pekerjaan, JK membaca buku-buku kegemarannya.
Dikutip dari laman Rimanews.com, menjelang perundingan damai Aceh di Helsinki, tahun 2005, ia rajin memberi wejangan tentang sejarah Aceh serta karakter para pemimpin GAM yang akan berunding dengan pemerintah. Buku-buku tentang Aceh, termasuk yang ditulis oleh Hasan Tiro dibacainya tuntas. Dan dengan bekal itulah ia mengarahkan tim perunding Indonesia di Finlandia, dari tanah air.
Sayang, JK tak punya banyak waktu luang untuk menulis. Tapi sampai kini pun ia tetap membaca aneka buku. Salah satu buku yang tengah dibacanya: Who Rules the World? karya Noam Chomsky tergeletak di atas meja kerjanya. Pernah juga saya melihatnya membaca buku Francis Fukuyama.
Ditandainya kalimat yang dianggapnya penting. Diingat-ingat, lalu diungkapkannya kembali di saat yang cocok. Dikutip dari laman FB Bang Tomi Lebang https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10209572088033678&id=1072002562 .*** (T/CH)
Tags :