Posted on Minggu, 17 Mei 2015 02:44 WIB
Pihak sekolah mengatakan, keputusan tersebut diambil agar tidak ada perbedaan antar masing-masing siswa melalui pakaiannya
Jakarta, (ICMI Media) Sebuah sekolah swasta di negara bagian India utara Uttar Pradesh menolak seorang gadis Muslim yang bernama Farheen Fatima untuk mengenakan jilbab di kelas. Pihak sekolah mengatakan, keputusan tersebut diambil agar tidak ada perbedaan antar masing-masing siswa melalui pakaiannya.
"Banyak gadis ingin belajar dan mempraktikkan agama mereka dengan mengenakan jilbab, tetapi menghadapi banyak kesulitan di sekolah-sekolah," ujar anggota Komisi Perlindungan Hak Anak Uttar Pradesh, Nahid Lari seperti dilansir OnIslam pada Sabtu (16/5).
Dia mengatakan, Farheen yang berusia sembialn tahun tidak bisa masuk ke dalam kelasnya di St. Joseph Inter Tinggi di kota Lucknow karena peraturan sekolah menolak ia untuk mengenakan jilbab. Para pengurus sekolah kebanyakan beragama Hindu dan bukan misionaris Kristen.
"Sekolah memiliki kode berpakaian sendiri. Dan tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama di sekolah. Kami tidak peduli tentang agama siswa kami, "ujar kepala sekolah, N. Emenuel.
Farheen dan orangtuanya diberitahu tentang cara berpakaian di sekolah pada saat penerimaan. Namun, mereka tidak memberitahu tentang larangan pemakaian jilbab.
"Dia mengenakan jilbab pada saat proses penerimaan. Fotonya dengan jilbab itu ditempelkan bahkan pada formulir pendaftaran, "kata Waqar Fatima, ibu dari Farheen.
Muslim India telah lama mengeluhkan didiskriminasi di semua lapisan masyarakat India yang berpenduduk mayoritas Hindu. Mereka juga mengeluhkan didiskriminasi dalam pekerjaan.
sumber: Republika Online