Home / Media / Siaran Pers / Kasus Nabi Palsu Icmi Minta Penyebar Ajaran Sesat Ditindak

?Kasus Nabi Palsu, ICMI Minta Penyebar Ajaran Sesat Ditindak


Posted on Kamis, 10 Ags 2017 10:54 WIB



<div style=

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/v_template_3.php

Line Number: 49

Backtrace:

File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler

File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view

File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once

" src="

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: views/v_template_3.php

Line Number: 49

Backtrace:

File: /home/inditest/icmi.id/application/views/v_template_3.php
Line: 49
Function: _error_handler

File: /home/inditest/icmi.id/application/controllers/Pages.php
Line: 146
Function: view

File: /home/inditest/icmi.id/index.php
Line: 292
Function: require_once

https://icmi.id/assets/img/content_image">

Jakarta (ICMI Media) – ICMI meminta Pemerintah Indonesia bertindak tegas ke berbagai aliran ajaran agama yang dianggap menyesatkan sehingga tidak melahirkan doktrin aneh di kehidupan masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Jenderal ICMI DR Mohammad Jafar Hafsah, Kamis (10/8), kepada ICMI Media, menanggapi munculnya pengakuan seseorang di Makassar, Sulawesi Selatan, yang mengaku sebagai Nabi masa kini.

Kendati demikian, Jafar mengimbau pelaku pengaku Nabi masa kini tidak dikucilkan di lingkungan bermasyarakat. Namun sebaiknya diperiksa kesehatan jiwa serta mentalnya memiliki gangguan atau tidak.

“Kita harus mempunyai program upaya meningkatan kualitas syariah, keimanan dan aqidah. Yang sesat harus dihentikan oleh pemerintah,” ujar Jafar 

Jafar juga menyentuh pentingnya peran pemuka agama agar bertindak aktif melakukan pendekatan persuasif kepada pelaku ajaran agama menyimpang yang mengaku dirinya Nabi, seperti menasehatinya.

Seorang ibu di Makassar, Sulawesi Selatan, tiba-tiba mengaku bahwa dirinya merupakan penerus Nabi setelah Rasulullah Muhammad SAW dan keturunan Tuanta Salamaka Syekh Yusuf. Sang ibu meramalkan kiamat segera datang dan sebaiknya semua orang berhijrah ke Makassar. (SYH/CR)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler