Home / Media / Siaran Pers / Kepala Bkkn Dorong Pendidikan Reproduksi Di Indonesia

Kepala BKKN: Dorong Pendidikan Reproduksi di Indonesia


Posted on Kamis, 5 Nov 2015 19:17 WIB


Kepala BKKN: Dorong Pendidikan Reproduksi di Indonesia

Dirinya, tetap mendorong pendidikan reproduksi. Surya menegaskan, justru peran keluarga sangat sentral, nilai pelajaran tentang reproduksi dapat dimulai dari sini. Karena, keluarga adalah lingkaran terkecil dari lingkungan anak. Dan apa yang dikatakan dan disampaikan orang tua cenderung lebih bisa diterima oleh anak.

Jakarta, (ICMI Media) - Sebelumnya MK menolak permohonan uji materi Pasal 37 Ayat 1h Undang Undang No 20 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dimana pemohon, yakni Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menginginkan pendidikan reproduksi masuk dalam pendidikan jasmani dan olahraga di tingkat SD dan SMP.

Menurut Ketua Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Candra Surapaty, pendidikan reproduksi bentuknya tidak mesti dalam pengajaran di sekolah. Justru pengajaran yang efektif dapat dilakukan oleh keluarga.

"Jadi pemikirannya jangan formalistik. Sebab ketika dijadikan bentuk pengajaran khusus di sekolah butuh perubahan sistem pengajaran lagi," ujarnya (5/11). Otomatis, kata dia, secara implementasi sulit untuk dilakukan.

Dirinya, tetap mendorong pendidikan reproduksi. Surya menegaskan, justru peran keluarga sangat sentral, nilai pelajaran tentang reproduksi dapat dimulai dari sini. Karena, keluarga adalah lingkaran terkecil dari lingkungan anak. Dan apa yang dikatakan dan disampaikan orang tua cenderung lebih bisa diterima oleh anak.

"Nah mulai sekarang mesti dirubah mindsetnya. Orang tua jangan takut dan sungkan berbicara tentang seks pada anak. Sepanjang sifatnya edukasi yang positif, maka itu tidak mengapa," kata dia menegaskan.***Rep/FS



 


Tags :





Detail side

Media Terpopuler