Ketua ICMI DIY Sayangkan Lunturnya Semangat Toleransi di Masyarakat Jogja
Posted on Senin, 20 Feb 2017 05:08 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) DIY Hery Zudianto menyayangkan semakin lunturnya semangat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Jogja saat ini.
“Sejak 2008 sudah dibicarakan tentang city of toleran. Tapi semakin ke sini semangat itu kian luntur. Budaya tepo seliro dan trisno jalanan sko kulino sudah luntur,” papar mantan Walikota Jogja peride 2001-2011 di Seminar Cendekiawan Lintas Budaya dan Agama di Asri Medical Centre (AMC), Sabtu (19/2).
Hery Zudianto menceritakan, pengalaman berharga yang pernah dia alami berkaitan dengan semangat toleransi lintas agama. Pengalaman itu ketika dia masih menjabat sebagai walikota dan membuat program pertukaran pelajar.
Dikutip dari laman Solopos.com, saat itu, kenang dia, ada salah satu siswa SMA Bopkri 2 Jogja yang diberangkatkan ke bengkulu untuk ikut program pertukaran pelajar.
“Nama anaknya Vita. Nah, di Bengkulu itu si Vita ini entah karena apa malah dititipkan di keluarga muslim. Padahal dia beragama Islam,” kenangnya.
Hal ini ternyata justru berdampak positif. Pelajar ini mengambil intisari positif dari ketekunan beribadah yang dia lihat tiap hari di keluarga muslim itu. Kegiatan salat berjamaah, tadarus usai Maghrib dan pengajian dia ambil sisi positifnya. Padahal di anak ketika di Jogja jarang sekali ke gereja.
“Ketekunan beribadah keluarga muslim di Bengkulu ternyata membuka mata hati si anak. Dia juga harus semakin mendekatkan diri pada Tuhan, sesuai agama dan keyakinannya. Tentu saja ini pelajaran berharga tentang nilai toleransi beragama dari seorang remaja yang masih SMA,” jelas dia.
Dari situ akhirnya siswa SMA tersebut bisa bicara perbedaan itu bisa jadi pelangi yang indah. Hery lantas mengungkapkan, sebagai Indonesia mini Jogja sudah lama menerima perbedaan.*** (T/CH)
Tags :