Posted on Selasa, 27 Des 2016 14:54 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Ismail Nachwu ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) wilayah Jawa Timur menerima anugerah pemimpin puncak yaitu Top Leader Annual Awards 2016 kategori bidang ormas.
"Beliau Pak Ismail yang menggawangi ICMI Jatim dua periode, kami nilai demikian menginspirasi akan bangkitnya entrepreneur muda tanah air terutama di Jatim, melalui apa yang telah digelorakannya sejak 2011 lalu, yaitu melalui kampanye memunculkan 10 ribu saudagar muda," papar Rully Anwar, dewan juri Top Leader Annual Awards 2016, Selasa, (27/12/2016).
Pemred Portal Berita JOSSTODAY.com ini menjelaskan, sosok Ismail Nachu adalah profil istimewa yang layak jadi tauladan bersama, terutama di kalangan intelektual dan pengusaha muslim. Ismail yang sekarang menjabat periode kedua ketua ICMI bukan hanya sibuk dengan aktivisme, tapi telah pula berhasil meniti sukses di bisnis properti.
"Dan beliau sebagai pengusaha, tidak ingin sukses sendirian, tapi juga menghidupkan gairah ekonomi berjamaah di kalangan umat yang lebih luas melalui banyak terobosannya, termasuk dengan 10 ribu pengusaha muda untuk menekuni dunia usaha sejak 2011," ujar Rully Anwar.
Upaya ICMI yang membangun kesadaran entrepreneur tersebut adalah tonggak penting memacu kemajuaan perekonomian bangsa. Waktu itu, upaya ICMI di Jawa Timur didorong antara lain melalui Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) maupun BMT serta Koperasi syariah yang dikelola oleh kaum muda.
ICMI Jawa Timur juga akan membuka pelatihan enterprenur muda dengan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) dan koperasi syariah yang sudah tersebar di setiap daerah di Jawa Timur.
Selain itu, potensi anak muda santri yang tersebar di berbagai daerah juga dioptimalkan dengan pelatihan enterprenur.
Visi yang diusung Ismail Nachu, kaum muslimin yang merupakan kelompok terbesar bangsa ini, harus mengambil peran strategis sebagai pengusaha. Karena dalam konteks sirah nabawiyah saja, hampir seluruh kekuatan pendukung Nabi Muhammad dalam syiar agamanya didukung oleh para saudagar.
Muslim yang kuat harus mampu mengentaskan kemiskinan bangsanya, dan bukan sebaliknya. Dalam konteks sejarah Islam di Indonesia pun, para penyebar Islam itu umumnya para saudagar. Sambil berdagang mereka mensyiarkan agama Islam. Jadi, orang Islam itu harus kuat Imannya juga daya saing kekuatan ekonominya, sehingga Islam akan bisa menjadi kekuatan ekonomi yang dipertimbangkan negara.
Dan akhirnya, kurang lebih setahun visi tersebut digelorakan di Jawa Timur, gerakan 10 ribu saudagar muda ICMI Jawa Timur gayung bergema di nasional.
Dalam Silaturahmi Cendekiawan Nasional atau Silaknas ICMI 2012 di Kendari, Sulawesi Tenggara, ide tersebut bahkan direspon dengan pembentukan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia atau ISMI.
Dikutip dari laman josstoday.com, Ilham Habibie pun terpilih sebagai Ketua umum. Sedangkan di Jatim, ada sosok Najib Bahasuan yang sebelumnya Sekjen ICMI Jawa Timur, terpilih sebagai ketua ISMI Jawa Timur.
"Sekarang ICMI kembali menggarap gerakan intelektual, saya bersyukur apa yang sudah diinisiatif di Jawa Timursekarang sudah melembaga secaranasional di ISMI," ujar Ismail Nachu seusai menerima pengharhan Top Leader Annual Awards 2016, di Papilio Hotel, Surabaya, awal pekan ini.
Menurut lulusan Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya, awalnya dirinya sempat pesimis dengan terbentuknya ISMI yang merupakan upaya serius guna melembagakan gerakan 10 ribu saudagar muda tersebut. "Tapi pesimisme itu hilang, begitu inisiatif pembentukan ISMI tersebut juga didukung dua ormas besar yaitu NU dan Muhammadiyah," jelas owner PT Pilarmas Diadasa.*** (T/CH)