Ketua Majlis PPD ICMI: Hasyim Muzadi Perajut Islam Rahamatan Lil Alamin
Posted on Jumat, 17 Mar 2017 04:59 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Ketua Majelis Pertimbangan Percepatan Pembangunan Daerah (PPD) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Farouk Muhammad menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Tokoh karismatik KH. Hasyim Muzadi pada hari Kamis pagi, 16 Maret 2016 di Malang, Jawa Timur. Tokoh Nahdlatul Ulama itu wafat di usia 72 Tahun. Bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh perajut Islam rahmatan lil alamin.
"KH Hasyim Muzadi pribadi yang luar biasa, bukan hanya karena keilmuan yang mendalam di bidang agama Islam tapi juga gagasannya yang solutif dalam berbagai masalah kebangsaan. Karenanya, tidak salah dalam hidupnya beliau menjadi salah satu tokoh yang mampu merajut dialog Islam dengan berbagai latar belakang yang beragam," ucap Farouk Muhammad dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media, Jumat (17/3).
Farouk yang juga Ketua Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ini menambahkan, dialog menjadi kata kunci yang senantiasa dijalankan oleh KH Hasyim dalam beragam aktivitas nya maupun metode pendekatan konflik yang dilakukan. Oleh karena hal tersebut, Beliau seringkali didaulat dalam berbagai forum internasional dialog antar agama dan menjadi "ambassador" Islam yang rahmatan lil Alamin.
"KH Hasyim mendorong konsep Islam yang rahmatan lil’alamin secara komprehensif yaitu Islam yang kehadirannya di tengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam," ujar Farouk.
KH Hasyim Muzadi, wafat setelah menjalani perawatan intensif di RS Lavalette, Malang, Jawa Timur. Jabatan terakhir KH Hasyim Muzadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Semasa hidupnya, beliau aktif dalam berbagai forum dialog antar agama. Diantaranya sebagai Sekjen International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Anggota Commission of Eminent Persons (CEP), Organization of Islamic Conference (OIC), Anggota Majelis Pelaksana Muslim Word League, dan President World Conference on Religions for Peace (WCRP).*** (CH)
Tags :