Posted on Minggu, 1 Jan 2017 00:18 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI yang juga Menteri AgamaLukman Hakim Saifuddin mengimbau masyarakat Indonesia cerdas dalam menggunakan media sosial.
Ia meminta masyarakat kritis dalam memilah informasi-informasi yang beredar di dunia maya.
Hal tersebut diungkapkan Lukman dalam acara dzikir bersama menjelang pergantian tahun di Masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Sabtu malam (31/12/2016).
"Kehidupan kita tidak bisa dielakan lagi dari era digital. Dimana kita semua menggunakan sosial media, dunia maya. Oleh karenanya kita harus semakin cerdas menggunakan itu," papar Lukman.
Keutuhan bangsa Indonesia menurut Lukman sangat rentan untuk dipecah belah oleh informasi-informasi yang bertujuan untuk menghasut.
Apalagi Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
"Sebagai sebuah bangsa di tengah-tengah keragaman kita, kemajemukan kita, sangat potensial untuk dipecah belah dengan informasi informasi tidak berdasar, informasi yang tidak benar,"paparnya.
Dikutip dari laman Tribunnews.com, Lukman mengajak agar para pengguna media sosial menyebarkan informasi-informasi yang positif yang dapat memperkuat keutuhan bangsa.
Apalagi di Indonesia sekarang terdapat kurang lebih 129 juta pengguna aktif Internet yang menghabiskan 3,5 jam setiap harinya.
"Bukan justru sebaliknya. Sehingga kita tetap terjaga keutuhannya sebagai sebuah bangsa," pungkasnya.*** (T/CH)