Home / Media / Siaran Pers / Lukman Hakim Saifuddin Resmikan Stiba Banyuanyar

Lukman Hakim Saifuddin Resmikan STIBA Banyuanyar


Posted on Minggu, 5 Mar 2017 08:22 WIB


Lukman Hakim Saifuddin Resmikan STIBA Banyuanyar

Jakarta, (ICMI Media) - Wakil Dewan Pakar ICMI yang juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan. Peresmian ini saat Menag Lukman menghadiri acara temu alumni dan pengukuhan pengurus Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) di PP Darul Ulum Banyuanyar, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Sabtu (14/1/2017).

Selain itu, Menag Lukman juga meresmikan Gedung Peradaban dan Perpuskaan Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menag Lukman, yang disaksikan civitas akademika STIBA, Pengasuh PP Darul Ulum Banyuanyar KH Muhammad Syamsul Arifin, alumni, dan ribuan santri.

Dalam sambutannya, Menag Lukman menyampaikan harapan-harapannya terhadap kampus yang baru diresmikan ini. Harapannya, STIBA yang sudah diresmikan ini nantinya dapat menjadi lembaga pendidikan agama yang bisa membawa generasi muda Pamekasan khususnya, menjadi generasi muda yang senantiasa mengedapankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan.

Dikutip dari laman Beritasantri.com, tantangan yang ada saat ini, menurutnya, membuat pendidikan agama dirasakan sangat penting, untuk menguatkan nilai-nilai agama pada setiap individu. “Toleransi antar umat beragama dan umat seagama harus kita pupuk, karena ini merupakan bangunan dasar bangsa ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STIBA Banyuanyar KH. Sholahuddin Muhammad Syamsul Arifin mengatakan, STIBA didirikan untuk mencetak sarjana yang handal dalam ilmu bahasa dan sastra Arab. “Visi kami babaimana STIBA bisa menjadi pusat pengkajian ilmu bahasa dan sastra arab yang berorentasi pada penerjemahan,” ucapnya.

“Adapun misinya yakni, pertama, menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas, kreatif, dan inovatif. Kedua, mengoptimalkan kajian-kajian ilmu bahasa arab berbasis khazanah pesantren. Ketiga, mencetak sarjana bahasa dan sastra arab yang kompeten, professional, dan berbudaya saing tinggi, khususnya di bidan penerjemahan,” tambahnya.

Setelah peresmian, juga dilakukan penyerahan izin operasional STIBA oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA kepada Ketua STIBA KH. Sholahuddin Muhammad Syamsul Arifin.

STIBA Darul Ulum Banyuanyar tahun ini mulai beroperasi. Saat ini tercatat sudah ada 240 mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan semester satu, di mana mereka rata-ratanya adalah alumni pondok pesantren yang didirikan oleh KH Itsbat bin Ishaq sejak 1787 M ini. *** (T/CH)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler