Home / Media / Siaran Pers / Menag Kita Harus Punya Sikap Tenggang Rasa Untuk Menghargai Perbedaan

Menag: Kita Harus Punya Sikap Tenggang Rasa, Untuk Menghargai Perbedaan


Posted on Senin, 3 Ags 2015 04:13 WIB


Menag: Kita Harus Punya Sikap Tenggang Rasa, Untuk Menghargai Perbedaan

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan masyarakat agar terus waspada terhadap pihak yang ingin merusak hubungan antar umat beragama di Tanah Air.

“Ada segelintir yang memiliki kepentingan jangka pendek, apakah karena politik dengan mempergunakan agama sebagai alat. Kita harus waspada dan memiliki kesadaran bersama,” kata Lukman Hakim pada acara halal bihalal Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan sekaligus temu tokoh agama se Sulsel di Asrama Haji Sudiang Makassar, Ahad (2/8). Sebagaimana siaran pers resmi Kemenag yang diterima Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Ia mengatatakan, toleransi umat beragama merupakan bentuk menghargai  perbedaan yang ada pada pihak lain. Toleransi juga  menghormati keyakinan pihak lain.

“Seakan-akan kalau toleransi mengurangi keimanan agama kita. Padahal bukan seperti itu. Toleransi adalah menghormati keyakinan pihak lain,” katanya menegaskan.

Lukman mengimbau agar kita peduli terhadap kearifan lokal. “Kita perlu memelihara kearifan lokal, selain itu memiliki sikap tenggang rasa  untuk menghargaai perbedaan,” katanya.

Mengenai penyelesaian masalah Tolikara, Menag menjelaskan, sikap pemerintah tentang  Tolikara adalah melakukan rehabilitasi pasca kerusuhan. Kemudian penegakan hukum, tidak hanya kepada para pelaku, tapi juga terhadap aktor intelektualnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Rektor UIN Alauddin Musafir Pababbari, Ketua MUI Sulsel KH Sanusi Baco, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Abd Wahid Thahir, para Kepala Kanmenag, dan Sesmenag Khairul Huda Basyir. 

Sumber: http://mirajnews.com/id/indonesia/nasional/menag-waspadai-perusak-kerukunan-umat-beragama/
 


Tags :





Detail side

Media Terpopuler