Home / Media / Siaran Pers / Mengikuti Dalil Jamaah Muslimin Hizbullah Putuskan 15 September 2015 Awal Dzulhijjah

Mengikuti Dalil, Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Putuskan 15 September 2015 Awal Dzulhijjah


Posted on Selasa, 15 Sep 2015 03:12 WIB


Mengikuti Dalil, Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Putuskan 15 September 2015 Awal Dzulhijjah

dasar-dasar dalil surat Al-Baqarah ayat 125 dan 189, surat Al-Maidah ayat 97 serta hadits “al-hajju arafah”

Jakarta, (ICMI Media) - Berdasarkan dalil-dalil Al-Quran dan Al-Hadits, meski ada laporan bahwa hilal terlihat di Indonesia namun Jama’ah Muslimin (Hizbullah) memutuskan awal Dzulhijjah 1436 jatuh pada hari Selasa, 15 September 2015.

Keputusan pada Senin malam (14/9) dinyatakan oleh Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) KH Yakhsyallah Mansur,MA. di Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, setelah mempertimbangkan dasar-dasar dalil surat Al-Baqarah ayat 125 dan 189, surat Al-Maidah ayat 97 serta hadits “al-hajju arafah” bahwa haji adalah arafah (di Mekkah), (HR At Tirmidzi, An Nasai, Ibnu Majah, Ahmad).

Pernyataan juga mempertimbangkan Keputusan Mahkamah Ulya Arab Saudi Senin (14/9) yang mengumumkan secara resmi bahwa Selasa adalah tanggal 1 Dzulhijjah 1436, bertepatan dengan 15 September 2015, berdasar tidak terlihat hilal di jazirah Arab.

Dengan demikian maka Rabu adalah 9 Dzulhijjah, hari Wuquf di Arafah, dan Kamis 10 Dzulhijjah bertepatan dengan 24 September 2015 adalah Hari Raya Idul Adha.

“Apabila ternyata diketahui ada berita lain berdasarkan ru’yat dari Ummul Qura yang berbeda dengan Surat Penetapan ini, maka akan diadakan pengumuman dan perubahan lebih lanjut,” ujar Yakhyallah Mansur.

Sebelumnya, Ia menyatakan, bahwa walaupun telah terlihat hilal di Indonesia, tetapi tetap masih menunggu keputusan sidang isbat Mahkamah Ulya Saudi Arabiya, karena berkaitan dengan pelaksanaan Wuquf di Arafah 9 Dzulhijjah, yang ditentukan dengan penetapan awal Dzulhijjah hasil rukyatul hilal di Arab Saudi.

Saudi Putuskan Selasa Awal Dzulhijjah

Mahkamah Agung Arab Saudi (al-Mahkamah al-‘Ulya as-Su’udiyyah) telah mengumumkan secara resmi keputusannya bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1436, bertepatan dengan 15 September 2015.

Sekaligus juga menyebutkan bahwa dengan demikian Rabu adalah 9 Dzulhijjah, hari Wuquf di Arafah, dan Kamis 10 Dzulhijjah bertepatan dengan 24 September 2015 adalah Hari Raya Idul Adha.

Dalam Keputusan No. : 75/H tertanggal 29/11/1436 H. yang ditandatangani oleh Ketua Mahkamah Agung Ghaib bin Muhammad al-Ghaib disebutkan, “Berdasarkan tidak terlihatnya bulan baru (hilal) pada Ahad sore kemarin karena tertutup mendung, sesuai Sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ’Jika tertutup mendung, maka sempurnakanlah tiga puluh hari’, Hadits Muttafaqun ‘Alaihi lafadz al-Bukhari, maka bulan Dzulqa’dah digenapkan 30 hari hingga Senin (14/9). ***Mrj/Imam/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler