Home / Media / Siaran Pers / Muslim Eropa Tetapkan Awal Ramadhan 18 Juni

Muslim Eropa Tetapkan Awal Ramadhan 18 Juni


Posted on Jumat, 5 Jun 2015 00:27 WIB


Muslim Eropa Tetapkan Awal Ramadhan 18 Juni

tidak mungkin kemudian akan melihat Hilal (bulan) terbenam pada hari Rabu, 17 Juni

Jakarta, (ICMI Media) - Berdasarkan hasil perhitungan astronomi (Hisab) dari European Council for Fatwa and Research (ECFR) atau Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa, umat Islam di Eropa menetapkan awal bulan Ramadhan tahun ini akan dimulai pada Kamis, 18 Juni 2015.

"Di Makkah Ramadhan bulan baru lahir pada Selasa 16 Juni," ujar Dewan yang berbasis di Dublin seperti dilaporkan oleh Republika Online, Kamis (4/6).

Dengan demikian, menurut ECFR, tidak mungkin kemudian akan melihat Hilal (bulan) terbenam pada hari Rabu, 17 Juni, baik itu dengan mata telanjang ataupun dengan menggunakan alat modern. Karena itu sudah pasti, di Eropa awal Ramadhan jatuh pada hari Kamis 18 Juni 2015.

Melihat dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, hari pertama bulan Ramadhan selalu menjadi kontroversi sendiri pada setiap negara yang memiliki mayoritas penduduk muslim. Bahkan, masing-masing ulama juga memiliki pendapatnya masing-masing untuk menentukan hal yang satu ini.

Satu kelompok ulama meminta muslim di daerah untuk mengikuti penampakan bulan yang sama ditiap-tiap negara. Muslim lain meminta untuk semuanya mematuhi kalender Arab Saudi.

Hal ini biasanya berimbas pada kalangan umat muslim yang berada di Barat. Mereka akan mengamati puasa itu akan berakhir pada senja atau fajar untuk nantinya merayakan idulfitri bersama-sama.

Namun, penetapan Muslim Eropa itu sama dengan waktu yang ditetapkan oleh Organisasi Muhammadiyah di dalam negeri, yaitu tanggal 18 Juni 2015.

Selain ECFR, The Islamic Society of North America (ISNA) atau masyarakat islam Amerika Utara juga sepakat memulai puasa pada hari yang sama.***Awan/R1

sumber: Republika.co.id


Tags :





Detail side

Media Terpopuler