Home / Media / Siaran Pers / Nu Resmi Gunakan Sistem Ahwa

NU Resmi Gunakan Sistem AHWA


Posted on Rabu, 5 Ags 2015 03:37 WIB


NU Resmi Gunakan Sistem AHWA

sebanyak 252 suara setuju menggunakan sistem AHWA sedang 235 menolak

Jakarta, (ICMI Media) - Setelah melewati perdebatan panjang selama seharian penuh dan pemungutan suara (voting), pemilihan Rais Am dalam Muktamar ke-33 NU akhirnya resmi menggunakan sistem ahlul alli wal aqdi (AHWA) atau musyawarah mufakat.

Hasil voting yang selesai pukul 20.50 WIB, Selasa (4/8), sebanyak 252 suara setuju menggunakan sistem AHWA sedang 235 menolak. Jumlah yang memilih abstain sebanyak 9 orang. Ini berarti selisih suara tipis yaitu hanya 17.

Pimpinan Sidang Komisi Organisasi Syuriah, Yahya C Staquf , menyatakan sistem AHWA pemilihan Rais Am PBNU periode 2015-2020 resmi diberlakukan.

"Hasil sidang komisi organisasi ini akan dibawa ke sidang pleno," tegasnya seusai memimpin sidang.

Tak ayal, kemenangan sistem AHWA langsung disambut sujud syukur oleh ratusan kiai dan Rais Syuriah NU yang mendukung sistem pemilihan Rais Aam oleh sembilan kiai sepuh.

Voting dilakukan, setelah sidang komisi organisasi yang membahas pasal 19 tentang AHWA yang sebelumnya deadlock di pleno tata tertib (tatib) tetap tidak tercapai kesempatan. Sidang komisi yang digelar di Pondok Pesantren Denanyar pada sekitar pukul 09.00, namun selama berjam-jam tetap tak ada titik temu antara kubu yang pro AHWA dan kontra.

Akhirnya, sidang memutuskan pasal AHWA ditentukan dengan cara voting alias pemungutan suara secara terbuka. Voting diikuti para Rais Syuriah PWNU dan PCNU se-Indonesia yang terdaftar sebagai peserta muktamar.

Sebelum dilakukan voting, panitia melakukan pendataan dan verifikasi ulang terhadap peserta yang punya hak suara. Nama peserta dicocokkan dengan SK kepengurusan. Proses verifikasi memakan waktu lebih dari enam jam dan baru selesai sekitar pukul 17.15. Hasilnya, voting diikuti 493 orang.***Awan/R1

Sumber: Tribunnews.com


Tags :





Detail side

Media Terpopuler