Home / Media / Siaran Pers / Palestina Akan Ajukan Israel Ke Icc Dalam Kasus Pembakaran Bayi Di Duma

Palestina Akan Ajukan Israel Ke ICC Dalam Kasus Pembakaran Bayi Di Duma


Posted on Senin, 3 Ags 2015 06:07 WIB


Palestina Akan Ajukan Israel Ke ICC Dalam Kasus Pembakaran Bayi Di Duma

Kami ingin keadilan sejati, tapi saya ragu bahwa Israel akan memberikan itu

Jakarta, (ICMI Media) - Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyatakan, Otoritas Pendudukan Israel “sepenuhnya bertanggung jawab” atas kematian bayi Palestina berusia 18 bulan dalam serangan pembakaran di Tepi Barat yang diduduki dan akan mengajukan kasus itu kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC ).

Kematian bayi laki-laki bernama Ali Saab Dawabsheh pada Jumat (31/7) pagi di Duma dekat Nablus itu, mendapat perhatian dari seluruh dunia, termasuk dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, sedangkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu seketika menelepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan berdalih korban terbunuh saat zionis itu memerangi “terorisme”.

Abbas tidak dapat menerima alasan itu dan mengatakan ia telah memerintahkan menteri luar negeri untuk mengajukan kejahatan tersebut di ICC di Den Haag. “Kami ingin keadilan sejati, tapi saya ragu bahwa Israel akan memberikan itu,” kata Abbas menanggapi  serangan ekstrimis Yahudi di Duma tersebut. Demikian dilaporkan Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Senin (3/8).

Sebelumnya, Abbas berkata, saat Otoritas Pendudukan Israel terus mendorong pembangunan permukiman ilegal hanya bagi orang-orang Yahudi di wilayah Palestina yang mereka duduki di Tepi Barat dan Al-Quds, mereka juga mendorong preman itu (ekstrimis Yahudi) untuk melakukan serangan-serangan terhadap rakyat Palestina.

“Ini adalah kejahatan perang dan tragedi bagi kita semua,” tegas Abbas.

Sementara gerakan perlawanan Hamas di Gaza juga telah mengutuk insiden terbaru itu, dan menyerukan “hari kemarahan dalam menanggapi serangan Zionis tanpa henti di Al-Quds dan pembunuhan bayi Ali di Nablus.”

Bahkan, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pun ikut mengutuk “serangan keji teroris” dalam “istilah yang paling kuat,” mendesak Israel untuk “menangkap para pembunuh” dan menyerukan kedua belah pihak untuk “menghindari eskalasi ketegangan”.

Sementara itu, Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nickolay Mladenov, menyatakan kejahatan pembunuhan seorang bayi Palestina secara brutal oleh Israel, “mendorong perlu adanya segera resolusi untuk segera mengakhiri konflik dan pendudukan,” demikian Kantor Berita Palestina WAFA melaporkan. *** Imam/R1

Sumber : Mi'raj Islamic News Agency (MINA)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler