Pendidikan Karakter Diusulkan Jadi Tema Seminar Pra Muktamar ICMI
Posted on Rabu, 2 Sep 2015 06:42 WIB
agar target 5K ICMI tercapai.
Jakarta, (ICMI Media) - Pakar Pendidikan Karakter dan anggota Presidium ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia), Dr. Marwah Daud mengusulkan agar Pendidikan Karakter dan akhlak mulia perlu jadi salah satu tema Seminar Pra-Muktamar ICMI agar target 5K ICMI tercapai.
"Saya lihat salah satu lokasi yang tepat adalah di Malang. Tempat ICMI dilahirkan 25 Tahun lalu," kata Marwah kepada ICMI Media melalui Whatsapp pada Rabu (2/9).
Alasan Marwah menjadikan Malang sebagai salah satu lokasinya, dirinya pernah diundang langsung oleh Prof. Dr. Imam Suprayoga ke UIN Malang untuk mengisi acara di lapangan.
"Saat itu saya berdiri di depan banyak sekali Mahasiswa yang baru selesai sholat subuh berjamaah. Luar biasa menggetarkan," kenang Marwah.
Ia juga kagum menyaksikan bagaimana manajemen asrama dengan pola pembinaan dan pembiasaan 24 jam yang baginya sangat luar biasa.
"Mencakup pembiasaan Sholat, Belajar Al Quran, belajar efektif, kewurausahaan, kepemimpinan, kepedulian, disiplin lengkap dengan buku panduannya," ujarnya.
Dirinya bersyukur, karena ternyata kini banyak kampus yang sudah memiliki program penguatan IMTAQ dan IPTEK yang seimbang. Banyak yang mengadakan kegiatan pelatihan dan pendidikan karakter dan akhlak yang bagus, lanjutnya.
"Harus kita syukuri dan akui bahwa ada kontribusi ICMI bersama Ormas serta organisasi Mahasiswa dalam proses ini," ungkap Marwah.
Menurutnya, tantangan untuk itu memang banyak. Tapi semua harus yakin bahwa bangsa ini bangsa besar, dan atas Kuasa Tuhan Yang Maha Esa dan ikhtiar bersama, negeri ini akan bangkit pemimpin peradaban bukan hanya di Asia tapi dunia.
"Alhamdulillah saat ini adalah momentum berbagi untuk mensinergikan semua ikhtiar dan kekuatan untuk membangun Karakter dan Akhlak mulia bangsa. Banyak sudah yang bergerak sendiri-sendiri untuk capai program 5K ICMI," kata Marwah lagi.
Diantara mereka, ada yang fokus pada penguatan spiritual. Gerakan baca Al Quran One Day One Juz atau ODOJ. Gerakan Hafal Satu Ayat Satu Hari. Gerakan Zakat, tahajjud, dhuha, zikir, demikian ia mengatakan.
"Ada juga gerakan kewirausahaan, Tangan di Atas, Bebas Riba, Satu DESA Satu BMT, Masyarakat Ekonomi Syariah, Bank Waqaf, KOPERASI, UKM dan IKM dan lainya," tambahnya.
Selain itu, Marwah juga menyebutkan adanya gerakan penguatan media Silaturahim seperti SalingSapa, Program TV, serta Program Kesehatan, Pendidikan umum, pesantren di semua tingkatan. "Ada juga yang bergerak dalam pelatihan dan pendidikan Karakter,"katanya.
Karena itu, inilah saatnya membangun sinergi positif antar bidang, antar aktor, lembaga, antar wilayah, antar generasi, katanya menegaskan.
"Dengan bersatu dan saling menguatkan, yakinlah insyaa Allah, bangsa ini bangkit. Aamiin," pungkas Marwah. ***Imam/Awan/R1
Tags :