Home / Media / Siaran Pers / Penyebaran Islam Radikal Di Teknologi Icmi Pantau Ketat Situs Sesat

Penyebaran Islam Radikal di Teknologi, ICMI: Pantau Ketat Situs Sesat


Posted on Rabu, 26 Jul 2017 09:24 WIB


Penyebaran Islam Radikal di Teknologi, ICMI: Pantau Ketat Situs Sesat

Jakarta (ICMI Media) – ICMI menilai hingga kini belum ada teknologi yang dapat membendung penyebarluasan ajaran Islam radikal. Justru akan muncul teknologi baru untuk menyiasati gerakan membendung ajaran Islam radikal.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Dewan Pakar Pusat ICMI, Ir Teuku Abdullah Sanny kepada ICMI Media, Rabu (26/7).

“Apapun teknologi yang digunakan untuk membendung kelompok radikal itu tidak bisa, akan muncul teknologi-teknologi baru untuk melawan tindakan tersebut. Teknologi tidak bisa dibatasi,” kata Sanny.

Menurut Sanny, untuk mencegah pemyebarluasan ajaran Islam radikal dalam teknologi dengan memantau segala bentuk aktivitas _website_ yang dicurigai terindikasi sesat.

“Pemerintah Indonesia bisa mengumpulkan nama-nama situs yang terindikasi menyebarkan paham Islam radikal, kemudian diawasi. Jadi tugas pemerintah adalah memantau aktivitas website yang sudah ada di dalam data. Dengan begitu, pemerintah mudah untuk melakukan interogasi seperti apa saja yang mereka lakukan, target mereka apa,” ucap Sanny.

Sanny mengungkapkan, penggunaan teknologi oleh kelompok Islam radikal sudah sejak lama. Mereka menganggap memiliki keuntungan menggunakan teknologi informasi untuk menyebarkan paham Islam radikal.

Alasan pertama, tutur Sanny, tidak pernah bertemu langsung dan bertatap muka. Lalu yang kedua, biaya dikeluarkan sedikit dan ketiga, waktunya tidak terbatas. Selanjutnya terakhir, tidak mengenal batas negara. (SYH/CR)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler