Home / Media / Siaran Pers / Pesantren Alfatah Siap Bantu Beasiswa Anak Rohingya

Pesantren Al-Fatah Siap Bantu Beasiswa Anak Rohingya


Posted on Selasa, 19 Mei 2015 00:57 WIB


Pesantren Al-Fatah Siap Bantu Beasiswa Anak Rohingya

Kami akan memberikan beasiswa bagi mereka untuk belajar di pesantren kami, supaya anak-anak Rohingya meperoleh pendidikan yang layak

Bogor, (ICMI Media) – Pondok Pesantren Al-Fatah menyatakan siap membantu para pengungsi muslim Rohingya yang saat ini terdampar di Aceh dengan cara memberikan beasiswa belajar kepada anak-anak mereka.

“Kami akan memberikan beasiswa bagi mereka untuk belajar di pesantren kami, supaya anak-anak Rohingya meperoleh pendidikan yang layak,” kata Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) dan pembina utama Pondok Pesantren Al-Fatah, KH Yakhsyallah Mansur,MA yang dilaporkan oleh Kantor Berita Miraj Islamic News Agency (MINA) pada pada Senin malam (18/5) di Masjid At-Taqwa Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Yakhsyallah mengingatkan bahwa sesama Muslim adalah bersaudara, maka di manapun dan dari warga manapun, manakala mereka adalah Muslim, maka semuanya ikut bertanggung jawab.

“Jika ada seorang apalagi sekelompok Muslim tersakiti, maka Muslim seluruh dunia ikut merasakan sakit,” ujarnya.

Dia juga menyatakan, jamaahnya mengkoordinir penyaluran bantuan untuk Muslim Rohingya yang terusir dari kampung halamannya, terutama yang terdampar di Aceh.

“Kami sudah koordinasikan dengan perwakilan kami di Sumatera Utara dan Aceh untuk menyalurkan bantuan kepada mereka,” imbuhnya.

Karena itu, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) dalam sikap resminya telah mengimbau Pemerintah Myanmar untuk melindungi warga Rohingya, warganya sendiri, yang kini banyak terdampar di negara-negara tetangga, termasuk di Aceh, Indonesia.

“Kami mengirimkan pesan kepada pemerintah Myanmar untuk melindungi warganya, dari kalangan warga Muslim Rohingya,” katanya.

Pesantren Al-Fatah adalah lembaga pendidikan yang selama ini dikelola oleh Jama'ah Muslimin (Hizbullah) sebaga gerakan sosial keagamaan. Kegiatannya tak terbatas dibidang pendidikan, karena hingga kini banyak alumninya eksis membantu umat Islam yang tertindas. Salah satunya adalah bekerjasama dengan Mer-C dalam pendirian Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Sebagian besar tenaga pembangunan RSI Gaza adalah dari pesantren tersebut. 

Saat terjadi gelombang pengungsian Rohingya terdahulu, pesantren ini juga ikut terlibat aktif membantu para imigran asal Myanmar itu.

Ratusan imigran asal Myanmar dan Bangladesh saat ini terdampar di peraian Aceh. Data menyebutkan, 47 etnis Rohingya diselamatkan di Laut Tamiang dan 677 lainnya di perairan Langsa. Sedangkan sepekan lalu, lebih dari 500 warga Rohingya terdampar di peraian Desa Meunasah Sagoe, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. 

Sumber : Mi’raj Islamic News Agency (MINA)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler