Home / Media / Siaran Pers / Polemik Kurban Dki Icmi Pembelinya Saja Harus Komitmen Jaga Kebersihan

Polemik Kurban DKI, ICMI : Pembelinya Saja Harus Komitmen Jaga Kebersihan


Posted on Kamis, 10 Sep 2015 10:01 WIB


Polemik Kurban DKI, ICMI : Pembelinya Saja Harus Komitmen Jaga Kebersihan

penyembelihan hewan kurban di dekat masyarakat tidak perlu dilarang

Jakarta, (ICMI Media) - Anggota Dewan Kehormatan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia), Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah menjawab perihal polemik perihal Instruksi Gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok yang menginstruksikan agar penyembelihan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH). 

"Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di dekat masyarakat dilakukan karena tujuan yang jelas, yaitu menjangkau lapisan masyarakat lebih dalam. Karena itu, pelaksanaan penyembelihan yang dilakukan di kalangan masyarakat, seperti masjid dan mushala, tidak perlu dilarang," ucap dia, yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia, pada Kamis (10/9).

Menurut Prof. Tutty, penyembelihan hewan kurban di dekat masyarakat tidak perlu dilarang asal ada komitmen penjual dan pembeli untuk menjaga kebersihan lingkungan. 

Yang terpenting, kata dia, pemahaman menjaga kebersihan tempat penyembelihan disosialisasikan. Ini agar ada komitmen dari penjual dan pembeli. "Syiar yang cuma empat hari ini jangan dipangkas-pangkas, pembelinya saja yang harus komitmen biar menjaga kebersihan," kata dia.

Lagi pula, lanjut Prof. Tutty, kalau pelaksanaan Idul Adha yang selama ini dilaksanakan, khususnya di DKI Jakarta, tidak pernah membuat atau memicu masalah di tengah masyarakat. Justru syiar itu merupakan salah satu bentuk dari komitmen dari umat Muslim berbagi kepada sesama, agar dapat sama-sama merayakan Idul Adha. *** Rep/Imam/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler