Posted on Sabtu, 10 Des 2016 10:47 WIB
Jakarta, (ICMI Media) - Pancasila merupakan hadiah terbesar umat Islam kepada bangsa Indonesia. Karena itu, semua warga negara harus menjaga, merawat serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari.
Demikian disampaikan politisi muda PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, melalui siaran pers yang diterima PR, Sabtu, 10 Desember 2016. Maruarar sendiri menjadi pembicara dalam diskusi dengan tema "Menjadi Anggota Legistaltif yang Handal dan Berkualitas" di Sekolah Pemimpin Nasional (SPN) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta.
Selain Maruarar, hadir anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar, Muhammad Misbakhun. Diskusi dipandu oleh Ketua Panitia SPN, Muhammad Qodari.
Hadir sebagai peserta lebih dari 100 anggota ICMI. Sebagian di antara mereka ada yang sudah duduk menjadi kepala daerah maupun anggota DPRD.
Menurut Maruarar, jalan untuk menjadi politisi yang memperjuangkan kebenaran sejati bukanlah hal yang mudah. Seorang calon politisi harus benar-benar siap dan tak mudah mengeluh ketika menghadapi banyak hambatan di jalan politik yang hendak ditempuh.
"Jalan menjadi pemimpin yang menginspirasi itu tak mudah. Tak ada pemimpin yang lahir dari sebuah kemanjaan. Seorang pemimpin harus punya landasan ideologi, punya prinsip yang dipegang teguh, serta harus berkarakter dan konsisten," ujar Maruarar.
Dikutip dari laman pikiran-rakyat.com, dia juga menceritakan kisahnya sebagai anggota DPR selama tiga periode, dari daerah pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang. Menjadi istimewa karena Maruarar adalah seorang bersuku Batak, non-Muslim, namun diterima di dapil yang mayoritas Muslim. Bahkan Ara berhasil memperoleh suara terbanyak di dapil itu.
"Saya pernah ditanya oleh Gus Dur, kenapa saya bisa mendapat suara terbesar. Saya jawab, 'Gus, saya temukan Islam yang bersahabat, terbuka, dan cinta perdamaian. Dan akhirnya saya terpilih'. Saya sampaikan apa adanya. Saya 12 tahun di sana. Ratusan kali saya masuk musholla, mesjid, islamic center, dimana saya rasa aman dan nyaman. Ultah saya saja dirayakan di Islamic Center," kata Maruarar.
Menurut dia, seorang politikus harus bisa melakukan pendekatan secara kultural terhadap masyarakat, apapun latar belakangnya. Untuk menarik perhatian anak muda yang menjadi pendukungnya, Ara mengaku banyak membuat kegiatan yang menarik bagi anak muda. Yakni kegiatan seperti olahraga, budaya, dan pemberdayaan ekonomi.*** (T/CH)