Home / Media / Siaran Pers / Presiden Optimis Lapangan Kerja Baru Akan Segera Terbuka

Presiden Optimis, Lapangan Kerja Baru AKan Segera Terbuka


Posted on Selasa, 6 Okt 2015 04:28 WIB


Presiden Optimis, Lapangan Kerja Baru AKan Segera Terbuka

Hanya dengan optimisme itulah kita bisa menyelesaikan persoalan di negara kita

Jakarta, (ICMI Media) - Presiden Joko Widodo merasa optimis meski ekonomi dunia mengalami perlambatan, tapi peluang lapangan kerja baru masih terbuka.

"Kenapa? Karena masih banyak peluang di negara kita yang dapat diangkat untuk menjadi sebuah investasi dan lapangan pekerjaan," kata Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada Peluncuran Program Investasi Padat Karya Menciptakan Lapangan Kerja di Balaraja Barat, Banten, Senin (5/10).

"Hanya dengan optimisme itulah kita bisa menyelesaikan persoalan di negara kita. Optimisme itulah yang terus akan kita sampaikan," ujar Presiden.

Pemerintah juga terus mendorong perbaikan iklim investasi dengan mempercepat proses pendirian Badan Hukum Investasi melalui PTSP Pusat di BKPM yang meliputi izin penanaman modal (investasi), akta pendirian perusahaan dan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai badan hukum Indonesia, serta NPWP. 

"Proses ini maksimal 3 jam, mulai 26 Oktober 2015," katanya.

Presiden membandingkan proses yang sama di Dubai, Persatuan Emirat Arab hanya membutuhkan waktu 1 jam. Memang, kata Presiden, kita baru bisa menjadi 3 jam, tapi itu sudah lebih baik, karena sebelumnya adalah 8 jam. 

"Kalau tidak ada terobosan, kita akan ditinggal. Kalau pola lama yang masih dipakai, tidak akan ada orang datang yang berinvestasi di daerah kita," ucap Presiden.

Presiden meminta jika terjadi permasalahan di bidang investasi, terlebih lagi jika terjadi PHK, agar segera disampaikan kepada pemerintah, seperti menteri perindustrian, menteri koordinator bidang perekonomian maupun kepala BKPM. 

Sebelumnya, Kepala BKPM Franky Sibarani melaporkan bahwa BKPM bekerjasama dengan 16 perusahaan investasi padat karya di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah yang dapat menyerap tenaga kerja Indonesia sedikitnya 121,285 orang dalam kurun waktu lima tahun, yaitu 2015-2019. ***L/IS/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler