Home / Media / Siaran Pers / Presiden Tidak Ada Pemikiran Minta Maaf Kepada Keluarga Pki

Presiden: Tidak Ada Pemikiran Minta Maaf Kepada Keluarga PKI


Posted on Jumat, 2 Okt 2015 23:03 WIB


Presiden: Tidak Ada Pemikiran Minta Maaf Kepada Keluarga PKI

Tidak ada pemikiran mengenai minta maaf, sampai detik ini tidak ada ke arah itu

Jakarta, (ICMI Media) - Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak akan meminta maaf kepada keluarga anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) atas peristiwa pembantaian massal pada 30 September 1965.

“Tidak ada pemikiran mengenai minta maaf, sampai detik ini tidak ada ke arah itu,” kata Presiden Jokowi usai memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya, pada Kamis (1/10) di Jakarta

Pernyataan itu juga dikuatkan oleh Ketua DPR RI, Setya Novanto. Ia menepis perihal isu Presiden akan meminta maaf kepada keluarga anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).“ Tidak ada permintaan maaf dari Presiden, Saya rasa peristiwa sejarah yang sudah berlalu akan selalu dikenang, semuanya telah selesai,” ujarnya.

Novanto menambahkan,  lebih baik bangsa ini berpikiran  maju sebagai NKRI. “Seharusnya kita tidak membuka luka lama bangsa ini. Peristiwa lampau sudah menjadi bagian dari sejarah politik negara kita. Saya berharap, jangan pernah ada pemikiran untuk melupakan sejarah. Namun kita juga harus melihat ke depan untuk tujuan yang lebih baik,” ujar Novanto.

Dalam upacara itu, Ketua DPR RI Setya Novanto membacakan ikrar. Sementara Presiden RI Joko Widodo bertindak selaku inspektur upacara, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan sebagai pembaca Teks Pancasila dan Ketua DPD RI Irman Gusman sebagai pembaca Pembukaan UUD 1945.

Dalam acara tersebut, hadir pula Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Agus Hermanto serta para Menteri Kabinet Kerja dan Pimpinan Lembaga Negara lainnya. ***Mrj/IS/R1


Tags :





Detail side

Media Terpopuler