Shalat Istisqa Nasional, MUI: Istana Tobat Dulu
Posted on Selasa, 27 Okt 2015 16:08 WIB
Boleh-boleh saja kalau pihak Istana mau mengadakan sendiri Salat Istisqa
Jakarta, (ICMI Media) – Terkait permintaan pihak Istana soal pemindahan pelaksanaan Shalat minta hujan (Istisqa) nasional yang akan digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari Parkir Timur Senayan ke Istana Kepresidenan, pihak MUI mempersilahkan. Namun demikian, MUI meminta pihak Istana tobat terlebih dahulu sebelum melaksanakan Salat Istisqa Nasional.
“Boleh-boleh saja kalau pihak Istana mau mengadakan sendiri Salat Istisqa, tapi pelaksanaan salat tersebut harus didahului tobat dulu, seperti melaksanakan puasa sunah,” tutur Wakil Ketua Umum MUI Yunahar Ilyas, di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (27/10).
Menurut Yunahar, awalnya MUI dapat permintaan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk menggelar Salat Istisqa Nasional untuk minta hujan, namun belakangan tim protokol kepresidenan datang ke Kantor MUI yang memberitahukan pelaksanaan Salat Istisqa Nasional dipindahkan ke Istana, dan pelaksanaannya hari Jumat (30/10).
“Kita tidak masalah pelaksanaan salat itu dipindahkan ke Istana, tapi kan kalau pelaksanaan di Istana maka jumlah orangnya terbatas karena untuk masuk Istana perlu aturan pengamanan,” papar Yunahar.
Semula di Parkir Timur
Ia menambahkan sejak ada perintah dari JK untuk melaksanakan Salat Istisqa Nasional, MUI telah menetapkan tempatnya di Parkir Timur Senayan dan waktunya hari Minggu, dan akan dihadiri Presiden Jokowi dan Wapres JK.
“Di Parkir Timur Senayan diharapkan akan dihadiri banyak orang dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam. Namun kalau Istana akan melaksanakan sendiri maka merekalah yang mengatur orang-orang yang diundang ke Istana,” papar Yunahar.
Ketua MUI KH Ma’ruf Amin mempersilakan Istana menggelar Shalat Istisqa Nasional, namun MUI berharap Istana sebelum melaksanakan Shalat, didahului dengan melaksanakan puasa sunah tiga hari, dan tobat atau mohon ampunan kepada Allah Swt.
Menurut Ma’ruf, MUI menghendaki pelaksanaan Salat Istisqa digelar di Parkir Timur Senayan karena selain akan dihadiri lebih banyak orang, juga biasanya dalam pelaksanaan salatnya ada yang membawa hewan ternak tapi kalau masuk ke Istana tidak mungkin seperti itu
“Pelaksanaan Salat Istisqa Nasional di Istana MUI tidak akan ikut campur dalam pelaksanaannya. Kalau MUI diundang ke Istana, Insya Allah akan hadir dalam pelaksanaan Shalat Istisqa Nasional tersebut,” papar Ma’ruf. ***PK/IS/R1
Tags :