Home / Media / Siaran Pers / Soal Impor Garam Icmi Penyebabnya Tiga Faktor

Soal Impor Garam, ICMI: Penyebabnya Tiga Faktor


Posted on Senin, 31 Jul 2017 12:54 WIB


Soal Impor Garam, ICMI: Penyebabnya Tiga Faktor

Jakarta (ICMI Media) – Terjadinya krisis langkanya komoditas garam saat ini di Indonesia menurut ICMI disebabkan tiga faktor. Akibatnya, pemerintah kini memutuskan melakukan kebijakan impor garam.

Ketiga faktor tersebut adalah kurangnya antisipasi dari pengusaha garam, cara mengolah dan memanen yang masih tradisional serta kurang tertariknya masyarakat untuk menjajal bisnis garam.

Demikian pendapat yang disampaikan Ketua Departemen Pengembangan Ekonomi Global dan Regional ICMI, Rina Oktaviani kepada ICMI Media, Senin (31/7).

“Demund garam itu semakin meningkat. Tidak hanya untuk konsumsi tetapi juga produksi. Garam kan juga dibutuhkan untuk industri. Nah itu yang tidak di antisipasi oleh pengusaha garam,” kata Rina.

Menyoal faktor kedua, Rina menyebutkan, petani garam masih enggan menggunakan teknologi terbaru dan tetap memilih pola tradisional.

“Padahal sekarang dibutuhkan. Apalagi sekarang harus ada garam beryodium, segala macam itu kan diperlukan,” ujar Rina.

Mengenai penyebab ketiga, Rina menuturkan, kurang diminatinya bisnis garam oleh pelaku usaha akibat lemahnya dukungan dari pemerintah dan keuntungan yang kecil.

"Pemerintah bikin saja iklim investasi yang mendukung agar orang mau berbisnis garam. Kalau pemerintah mau bantu, misalnya dengan bantuan kredit juga boleh,” tutur Rina.

Terkait kebijakan impor garam oleh pemerintah, Rina mengungkapkan, saat ini merupakan upaya yang tepat.

“Ya tepatlah kalau memang gak ada garam. Dari dulu memang tidak ada lonjakan produksi. Garam itu inelastis sempurna. Jadi berapapun harganya orang akan beli, karena jadi sebuah kebutuhan,” ucap Rina. (SYH/CR)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler