Posted on Selasa, 8 Ags 2017 14:07 WIB
Jakarta (ICMI Media) – Ketua Umum ICMI Prof DR Jimly Asshiddiqie meminta masyarakat jangan mudah percaya pada informasi-informasi yang bertujuan memecah belah umat Islam dan bersikap khusnudzon.
Apalagi, ucap Jimly, dengan berkembangnya media sosial membuat seseorang dapat berbeda dan berubah-ubah setiap waktu, baik negatif maupun positif.
Pernyataan tersebut dikemukakan menanggapi tuduhan ke Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang viral di media sosial sebab mendukung aktivitas dan kelompok LGBT di Indonesia.
Terkait tuduhan itu, Lukman Hakim telah mengklarifikasi bahwa tidak dalam konteks mendukung LGBT. Bahkan Lukman Hakim menyatakan bahwa penyimpangan orientasi seksual tidak bisa ditolerir.
Sebaliknya, Lukman Hakim mengajak masyarakat dan pemuka agam aktif serta empati menyadarkan kaum LGBT agar hidup secara normal.
“Jadi kita harus khusnudzon. Kita sebagai orang beragama, pertama harus khusnudzon, tidak boleh berprasangka negatif itu namanya suudzon,” kata Jimly kepada ICMI Media, di Jakarta, Selasa (8/8).
Hal kedua, Jimly mengimbau, agar masyarakat, terutama umat Islam, berkata yang baik sehingga tidak menimbulkan fitnah. Justru sebagai sesama bangsa Indonesia, Jimly berharap, penting membangun persatuan nasional.
“Berkatalah yang baik-baik atau diam saja. Jadi hal-hal yang seperti ini banyak menimbulkan fitnah. Ketika kita harus bersatu sebagai bangsa, nah mari kita membangun semangat kebersamaan,” Jimly menuturkan. (SYH/CR)