Home / Media / Siaran Pers / Tokoh Icmi Hadiri Deklarasi M5 Moh Limo

Tokoh ICMI Hadiri Deklarasi M5 Moh Limo


Posted on Minggu, 17 Mei 2015 05:25 WIB


Tokoh ICMI Hadiri Deklarasi M5 Moh Limo

Deklarasi M5 ini bukan hanya milik orang Jawa tapi milik semua

Jakarta, (ICMI Media)- Sejumlah Tokoh ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia) ikut hadir dalam kegiatan deklarasi M5 'Moh Limo' yang diselenggarakan oleh Ary Ginanjar, Pendiri ESQ yang juga Dewan Pakar ICMI bidang Karakter Bangsa. 

Tampak hadir Presidium ICMI Sugiharto, Aries Muftie, Hasanuddin, Lesje Latif, Adi Sasono serta tokoh ICMI lainnya bersama dengan Menko‎ Polhukam Tedjo Edhy, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Wantimpres Hasyim Muzadi, Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, dan tentunya Ketua Forum Komunikasi ESQ Ary Ginanjar Agustian. Acara dilaksanakan di Granada Ballroom, Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2015).
  
Demi mewujudkan Indonesia Emas 2020, ESQ  menggelar acara deklarasi M5 ‘MOH LIMO’. Seluruh tokoh yang hadir merupakan alumni ESQ. Perwakilan dari 28 koordinator wilayah ESQ dari seluruh Indonesia termasuk juga dari luar negeri seperti Malaysia turut hadir dalam acara ini.‎ ‎

“Deklarasi M5 ini bukan hanya milik orang Jawa tapi milik semua. Deklarasi ini menjawab masalah yang terjadi hari ini. Bukan hanya deklarasi tapi akan kita lanjutkan ke kampus dan sekolah-sekolah. Targetnya 5 tahun harapan kita menjadi keyakinan dan value, melalui gerakan Moh Limo atau mungkin Desa Moh Limo,” tutur Ary dalam sambutannya.‎

Moh Limo adalah falsafah yang diajarkan oleh Sunan Ampel beberapa abad lalu, yaitu tidak mau melakukan 5 hal tercela. Kelimanya yaitu Moh Madat atau tidak mau menghisap candu, ganja, narkoba, dan lain-lain.‎ Moh Ngombe atau tidak mau minum-minuman keras/ mabuk-mabukan. Moh Maling atau tidak mau korupsi serta mencuri. Moh Main atau tidak berjudi. Dan Moh Madon atau tidak mau terlibat pergaulan bebas/berzina‎ (Imam)

Sumber : ICMI Media


Tags :





Detail side

Media Terpopuler